1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

[TIPS] Individual Criterium Race

Discussion in 'Latihan Sepeda Balap' started by Ary, Jan 28, 2014.

  1. Ary

    Ary The Locomotive

    Sedikit share tips hasil refleksi dari JIExpo Criterium

    Pengalaman mengikuti JIExpo Criterium 25-26 Januari 2014 kemarin adalah kali kedua saya mengikuti lomba kriterium (yang pertama race di kota sendiri, Semarang). Terus terang JIExpo Criterium kemarin gila ... track seperti itu pada kelas saya, Executive Race, diisi 146 rider, pasti panjang sekali peloton yang terbentuk ... apalagi tracknya sangat teknikal dengan 3 U-turn kanan, 2 U-turn kiri dan beberapa L-turn berkecepatan tinggi. Saya merasa beruntung bisa finish pertama ... karena semua peserta sangat serius berlomba (terbukti kecepatan langsung tinggi sejak start dan semua serius hingga finish)

    Pada track yang sangat teknikal dan permainan kriterium, bukan hanya power dan endurance yang menentukan, tetapi juga kerjasama tim, membaca kondisi race, dan keberuntungan .... :D

    Maka saya coba share beberapa tips untuk kriterium, in case teman-teman ikut lomba sejenis.

    Lomba kriterium berbeda dari roadrace, karena jaraknya pendek, rutenya lebih teknikal ... dan diwarnai banyak akselerasi ...

    Tips #1 : HARUS LATIHAN INTERVAL. Saya beruntung menu interval memang makanan rutin seminggu 2 kali sebelum ke Jakarta kemarin, dan itu sangat membantu melewati akselerasi setelah u-turn dan akselerasi saat harus break-away. Interval pendek 100-200 meter yang all-out bermanfaat menaikkan top-speed kita ... interval panjang 400-2000 meter bermanfaat untuk menaikkan VO2max kita saat kabur.

    Tips #2 KENALI TIPE RIDING KITA ... saya bukan sprinter, tapi cenderung ke time-trialist, maka saya sadar tidak mungkin menang jika harus menunggu hingga lap terakhir ... maka pilihan saya hanyalah kabur (breakaway) (pilihan kabur juga diambil oleh pemenang di International Open dari Singapura).

    Jika anda sprinter, anda punya opsi untuk berada di peloton dan hajar di lap terakhir (ini terjadi pada kawan saya yang menang di Master A, Enrico Juliarta ... juga pada Alberto Boz yang menang di Master B ...). Jika anda sprinter, anda mungkin membutuhkan domestique yang time-trialist/all-rounder untuk menarik selama lap-lap awal sebelum ada kesempatan untuk sprint ... karena sprinter daya tahannya tidak sepanjang time-trialist.

    Tips #3 USAHAKAN MAJU KE DEPAN ... saya kemarin gagal mendapat tempat yang baik untuk start, tertutup oleh banyak rider, namun cukup beruntung bisa merangsek ke tengah.
    - Posisi menjelang start yang di depan sangat membantu untuk mendapat tempat di "kepala" atau "leher" peloton.
    - Jika anda tipe sprinter, selalu berada di "leher" agar bisa mengambil efisiensi drafting. Jika anda ingin kabur, minimal harus berada di "leher" karena kalau anda breakaway dari belakang, pasti akan ketahuan yang di depan dan langsung dikejar.
    - Posisi di sekitar "kepala" atau "leher" peloton lebih aman daripada "badan" apalagi "ekor" ... tabrakan di U-turn kemarin banyak terjadi di "badan" dan "ekor"
    - Maka jangan remehkan akselerasi saat start ... meski jangan habiskan energi, tetap harus berjuang saat start untuk dapat tempat di depan

    Tips #4 BACA PERMAINAN ... di race tidak ada teori tunggal, hanya ada dinamika. Kemarin 2 lap pertama saya habiskan untuk mencari posisi aman di "leher" (sama sekali gak terlihat di barisan depan ... hahahaha) ... tapi setelah u-turn yang sangat melelahkan, saat saya masih cukup segar karena di tengah rombongan ... saya melihat kecepatan "kepala" agak menurun dan semua peloton mengikutinya ... selain itu semua terlalu bergerombol di belakang "kepala" agak di kiri, sehingga sayap kanan kosong ... insting mengatakan, ini saatnya ... waktu itu rencana saya hanya "memecah peloton", saya break agar diikuti sebagian rider yang kuat, sehingga ada rombongan lebih aman jika bergerombol kecil, bukan sebesar peloton utama ... maka saya segera menyusup ke sayap kanan, dan break sekencang-kencangnya (sekitar 53km/jam) selama beberapa detik ... tidak sempat menoleh, tidak tahu diikuti atau tidak ... baru setelah itu, saya menengok dari bawah ketiak, loh kok hanya satu rider di belakang saya (dari KFC) ... saya berpikir ulang "ini sudah bukan lagi upaya memecah peloton" ... ada kesempatan "kabur", maka saya memutuskan untuk kabur ...

    Selama 2 lap, saya mencoba mengajak teman dari KFC untuk bergantian menarik ... ternyata dia mulai drop di lap 4 ... saya coba ngobrol dan motivasi ... "ayo kita pasti juara 1 dan 2, nanti kita tentukan di sprint, sekarang saling bantu untuk kabur" ... dia jawab "saya sudah habis nih" ... waduhhhhh!!! saya berpikir lagi, berani gak ya sendirian (sementara peloton mulai sadar bahwa saya serius kabur dan mulai naik pace-nya untuk mengejar ... awalnya mungkin dikira saya hanya coba-coba dan akan drop) ... saya dengar teriakan manajer tim dari samping "sendirian saja!" ... saya putuskan untuk lakukan breakaway kedua, ketika teman dari KFC ini nampak melambat, saya kembali break di kecepatan 50km/jam dan saya lihat teman KFC ini berusaha mengikuti tapi hanya 2 detik drop ... saya tahan sebentar dan jarak langsung terbentuk 50 meter-an ... peloton besar semakin dekat juga ... akhirnya saya sendirian ...

    Waktu sendirian, fokusnya hanya atur tenaga dan mainkan gir ... saat melewati track yang anginnya supppeerrrr ... gir saya beratkan sedikit, dan saya push lebih banyak tenaga ... saat angin mendorong dari belakang gir saya ringankan sedikit, dan saya tinggikan cadence ... rupanya latihan endurance bermanfaat di sini, waktu sendirian ... dan ketika final lap, manajer bilang peloton 15 detik di belakang kamu, sudah aman ... saya agak lega, dan mulai bisa menikmati track ...

    Akhirnya finish pertama, tanpa harus sprint (sesuatu yang sangat saya khawatirkan)

    Intinya, tidak pernah ada teori tunggal untuk menang di race ... baca permainan peloton ... kapan harus mendesak ke depan, kapan harus break rombongan ... apakah teman kabur bisa diajak kerja atau harus ditinggalkan ... dan banyak keputusan yang harus diambil cepat selama race ... maka saran saya SERING LATIHAN SIMULASI RACE DENGAN TEMAN SATU KLUB

    Tips #5 DATANGLAH BERSAMA TIM ... memiliki tim sangat menguntungkan dalam race, meskipun itu adalah race individu. Di lap ke-2 (sebelum break), di salah satu u-turn, saya hampir saja dipotong oleh rider lain di tikungan, tapi beruntung, salah satu teman melindungi saya dengan bersikukuh memasang posisi sambil berteriak, sehingga yang hampir memotong itu tidak berani nekad (karena akan tabrakan) ... saya bukan tipe yang sepemberani itu (teman saya ini memang domestique terbaik di tim kami, berani dan badannya sangat balance kalau ada senggolan), kalau tidak ada teman itu, pasti saya akan kehilangan 2-3 posisi lagi di "leher" peloton ... teman kami yang lain juga bisa jadi juara 3 karena ada satu teman lagi yang menarik dia sampai habis-habisan sebelum dia sprint ... tidak ada pemenang super di balap sepeda, harus ada tim yang melindungi, menarik, membukakan jalan, mengocok (shuffling) peloton, dan menahan laju pengejaran peloton ... miliki tim yang kompak, maka lebih mudah untuk mencari posisi

    Itulah beberapa pengalaman yang menjadi tips untuk race kriterium ... mudah-mudahan bermanfaat untuk teman-teman jika ada event sejenis (yang kabarnya akan makin banyak di adakan di berbagai kota).

    Kriterium akan jadi trend, karena di luar negeri pun lebih banyak pertandingan kriterium daripada roadrace, mengingat ini adalah cara termudah untuk membuat pertandingan balap sepeda, karena pengamanan lebih mudah dan biaya penyelenggaraan lebih kecil ... jadi bersiap-siap untuk sering-sering menambah jam terbang di lomba kriterium ...

    Salam.
     
    kintamani, misha, idriez and 31 others like this.
  2. andytio

    andytio Fat Cyclist

    " saya udah habis nih" ..... Waaahh dia ga makan ayam KFC sihhhh

    Peralatan juga ga ngaruh ya bro.... Kemaren banyak banget sepeda mahal2...
     
    Ary likes this.
  3. tato

    tato Well-Known Member

    Wah seru sekali membaca tulisan Om @Ary ini... Sangat memotivasi! Terima kasih untuk sharing ilmunya.

    Ternyata dalam individual race juga ada tim ya sebenarnya. Ada yang "mengorbankan" diri tidak naik podium demi memenangkan orang utama dalam tim. Seru sekali, seperti di film2...
     
    Dedy Indradi, densoed and Ary like this.
  4. chippy

    chippy Active Member

    Luarrrr biasaaa om @Ary sangat memotivasi.. Ternyata om ary toh yg juara executive yahhh... Hehehe.. Saya nonton jg soalnya. Tp gatau kalo itu om Ary.. Btw congrats om!! :)

    Sent from my GT-P6200 using Tapatalk
     
    Ary likes this.
  5. Erwinsyah Kosumo

    Erwinsyah Kosumo Active Member

    Mantap dan Luar Biasa Om @Ary, serasa baca buku cerita, seru dan menegangkan. Hahaha...

    Jadi semakin semangat buat ikut Criterium Batam tgl 9 Februari nanti.
     
    Ary likes this.
  6. yonk3r

    yonk3r Active Member

    inspired banget om ceritanya thanks 4 share and congratz om :D
     
    Ary likes this.
  7. arsenal4

    arsenal4 Atlit Jombang Crit

    Ha3x.. Ini baru top.. Sempat2nya ngajak ngobrol pas balapan. Sadis.
     
    Ary likes this.
  8. Prabowo Hadiwidjojo

    Prabowo Hadiwidjojo New Member

    Ceritanya sangat memotivasi om.... tambah semangat untuk latihan... hehe...

    Sent from my EG98 using Tapatalk
     
    Ary likes this.
  9. Ary

    Ary The Locomotive

    Hahaha ... justru kebanyakan makan KFC kali bro .... kan tinggi lemak tuh ... Qiqiqiqi
    Kalau kita dari Semarang cuma punya "Nasi Kucing" (bukan nasi dengan lauk kucing lo, tapi nasi seukuran makanan kucing) ... jadi rendah lemak

    Iya bro ... sudah pasti ... makanya sebelum tanding sudah dibuat dulu "target man" yang akan menang, dan juga aturan pembagian hadiah untuk seluruh tim ... kemarin di JIExpo kelas Master Expert (mantan atlit) ... Juara 1, 2, dan 3 teman semua itu (dan sudah sepakat bagi hadiah pastinya) ... mereka gantian menghajar atlit Malaysia (yang malang nasibnya karena tanpa teman) ... sebentar si Malaysia dibiarkan sendirian di depan, sebentar dikocok (shuffle) --- salah satu break, begitu dikejar si Malaysia, speed diturunkan lagi --- begitu si Malaysia santai --- orang lain gantian nge-break (terpaksa ngejar lagi) ... dikocok (shuffle) gitu, berarti dipaksa untuk anaerobik dan sprint terus, habislah kekuatannya ... akhirnya si Malaysia hanya bisa juara 4, padahal paling kuat di antara ber-4 itu secara fisik ... hahahaha

    Thanks bro ... kemarin udah serius lihat ke depan terus juga, gak sempat noleh waktu dengar ada suara-suara gedebak-gedebuk di belakang (katanya beberapa rider jatuh ya? sampai gak tau siapa aja yang jatuh)

    Selamat mempersiapkan diri bro ...

    Hahahaha ... tawar menawar bro, paling gak enak itu ... kita merasa kuat ... dikuntit/ditempel terus sama orang ... eh menjelang finish dibreak ...
    Makanya harus ditawarin dulu ... "kamu mau kerjasama atau aku tinggal?" Hahahaha
     
    misha, @cip, densoed and 3 others like this.
  10. sguna

    sguna Active Member

    hanya satu kata : SALUTE for bro ARY
     
  11. ppephe

    ppephe Bali 2014 Organiser

    hahaha super KEREN omm!!!

    om ary dan teman teman satu tim nya emang keliatan kompak banget, well trained. ga sia sia strava tiap hari selalu ada postingnya om ary yang akhirnya berujung juara.
     
  12. ch_cx

    ch_cx Bali 2014 Organiser

    Break 53kpj itu waktu trek lurus om? Akselerasinya bisa kayak ketapel gitu ya..sarapan karet kali ya om..hahaha... Bravo om!
     
  13. Ichink

    Ichink Active Member

    Makasih sharingnya om @Ary jadi nambah pengetahuan. Keren :)
     
  14. Raysigar

    Raysigar Active Member

    Tipsnya mantap abis om Ary.
    Apalagi soal kocok mengocok (shuffle) itu.. :)
    setelah beberapa kali goyang n kocok, crottt juga akhirnya tenaga si Malaysia. :D
    sukses terus om Ary.
     
  15. andytio

    andytio Fat Cyclist

    Bro Ary, gimana tuh temen bisa berani banget dlm ber sepeda? Atau emang dah dari sana nya.... Hahaha

    Makanya kemaren2 sempet kepikiran gimana caranya bisa lari 50+ trus badan tetap stabil klo dah body contact ??

    Bro Ary sih break 53 kpj di u-turn hahaaaha
     
  16. arsenal4

    arsenal4 Atlit Jombang Crit

    om ary..sedikit penasaran sama sepeda yang dipakai.
    tidak pernah saya baca om satu ini terlibat diskusi intens soal sepedaatau partsnya . pasti soal training atau yang terkait dengan aktifitas sepedaan.
     
    t0n0 likes this.
  17. Ary

    Ary The Locomotive

    Badannya emang kekar bro, dan tipikalnya memang pembuka jalan sejati ... susah dilatihnya kalau soal "psikologi" gitu ... hahahaha
    Breaknya bukan di u-turn ... seram aja kalau u-turn ... L-turn lebar, menjelang straight, nah di situ lagi pada ambil napas sama minum, kesempatan dah kabur ...
     
    andytio likes this.
  18. Ary

    Ary The Locomotive

    Sepeda saya untuk lomba kemarin, standard banget bro ... maklum orang daerah ...

    Giant TCR Advanced (bukan Advanced SL, sedikit di bawah si SL), size S, groupset 105 total, Chainring Race 53/39, Sprocket 11-27, Crank arm 170 (karena saya pemain rpm, kalau pemain power mungkin suka 172,5), wheelset Fulcrum Racing Zero (pinjaman, punya saya aslinya Fulcrum Racing 3), Ban Continental GP4000s (sangat handal, tapi lebih ringan kalau pakai Michelin Pro 4 atau Schwalbe Ultremo Zx cuma 2 merk itu kalau buat harian ampun cepat habis)
     
    t0n0, Yubidabs, @cip and 5 others like this.
  19. yogadizz

    yogadizz Raja Modus

    Mantaf om @Ary ... Bener2 practice makes perfect yah ...
     
  20. arsenal4

    arsenal4 Atlit Jombang Crit

    sippppppp...jadi tidak ada alasan untuk tidak kencang...latihannnn
     

Share This Page