1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.
  2. Jersey CID V7.1 dan V7.3 telah dipesan. Untuk update terakhir KLIK desain 4

Teknik "Menyenangkan" Ber-MTB versi 3: Drop

Discussion in 'Teknik Latihan Sepeda MTB' started by galihleo, May 14, 2016.

  1. galihleo

    galihleo Well-Known Member

    Setelah menulis teknik Menyenangkan pertama (Bunny Hop) dan kedua (Trackstand), sekarang saya akan coba menulis teknik berikutnya yang jauh menyenangkan dan Instagramable.. Percayalah, walaupun muka tertutup helm full face dan goggle, kamu semua akan tetap terlihat ganteng dengan foto kamu dengan sepeda melayang di udara..

    Tulisan dirangkum dari berbagai sumber, video online dan juga pengalaman sendiri.

    [​IMG]

    Drop umumnya banyak ditemukan di track downhill. Tidak jarang juga ditemui di track XC atau AM sebagai pemuas candu adrenaline.

    Belajar teknik drop yang baik dan benar sangat penting apabila kita mau serius bermain di disiplin MTB Downhill, karena berbagai jenis drop akan sering ditemui. Mengambil drop akan jauh memotong waktu dibandingkan kita melewati chicken waynya..
    Selain di track MTB, drop juga applicable untuk sepeda commuting. Di commuting apabila kita bosan di jalur aspal yang itu-itu saja, kita bisa ambil jalur di luar jalan aspal, naik turun trotoar. Sering juga kita temui trotoar dengan tinggi lebih dari 30-40cm, tentu ini sangat menyenangkan kalo di drop sambil aksi. Belajar teknik drop yang baik dan benar di commuting justru lebih penting, karena resikonya jauh lebih besar daripada kita drop di trek DH. Ya tentu saja, karena di jalanan, selain tanahnya jauh lebih keras (aspal vs tanah), lawannya adalah kendaraan bermotor yang tidak bisa diantisipasi (bandingkan dengan trek DH, paling kalo salah-salah kita nyangkut di pohon atau kaget karena warga lokal lewat), selain itu biasanya dalam commuting kita hanya memakai perlengkapan safety yang minim (paling hanya helm dan sepatu saja, bandingkan dengan DH yang full body armor).. Sebenarnya saya tidak menyarankan, tapi hanya memastikan jika memang mau drop-dropan pada saat commuting, lakukan dengan baik dan benar agar mendaratnya tidak jatuh lalu keserempet kendaraan lain...

    Oke kembali ke tekniknya. Sebelum melakukan drop pastikan kondisi badan dalam keadaan fit, tidak dalam keadaan kurang tidur ataupun dibawah pengaruh ****-obatan. Lalu pastikan peralatan safety lengkap seperti helm (helm full face sangat disarankan), pelindung siku plus dengkul, body armor jika ada dan juga sepatu. Jika pakai sepatu cleat, disarankan pakai pedal clipless untuk DH yang cenderung berbody lebar.
    Jika pakai pedal flat, disarankan pakai flat pedal yang berpin dengan sepatu yang solnya lengket ke pin.

    Setelah perlengkapan safety komplit, sekarang ke persiapan sepeda. Disarankan latihan drop off dengan sepeda bersuspensi (full suspensi lebih baik).. Pastikan setting SAG pada suspensi sudah sesuai dengan berat badan (WAJIB), lalu setting rebound dibuat lambat (tapi tidak terlalu lambat supaya roda dan suspensi bisa kembali dapat grip ke tanah). Jika ada fitur kompresi, bisa sedikit ditambahkan agar menghindari bottoming.
    Lalu ke drivetrain, jika sudah single chainring berguard (ataupun chainring narrow wide) lebih baik, karena tidak perlu khawatir rantai lepas waktu drop. Jika masih menggunakan chainring triple, pastikan berada di posisi chainring terberat (posisi berat akan menambah tension pada rantai sehingga mengurangi gerakan mengayun/slap pada rantai ketika drop yang dapat menyebabkan rantai terlepas dari chainring). Jika menggunakan RD dengan fitur lock, bisa digunakan mekanisme locknya, untuk mengurangi chain slap.

    [​IMG]

    [​IMG]

    Jika badan dan sepeda sudah siap.. Mungkin bisa dicoba di drop yang kecil-kecil dahulu. Sebelum mengambil drop, pastikan kita sudah melihat kondisi tracknya. Biasanya untuk yang pertama datang, diwajibkan untuk sekedar rolling tanpa mengambil obstacle atau bisa juga dengan walk the track. Pastikan drop tersebut ada receivernya atau flat drop (tapi biasanya sih kebanyakan ada receivernya)..
    Sebelum menghadapi drop, pastikan kecepatan sepeda kita cukup cepat untuk melalui drop. Untuk melewati drop, kecepatan yang tinggi dan tidak ragu itu wajib hukumnya. Jika kita ragu dan kecepatan tidak cukup. Niscaya kita jatuh menombak ke tanah.
    Jika dirasa kecepatan sudah cukup, posisikan roda depan lurus sejajar dengan track dan menghadap tepi drop.

    Ketika sudah di tepi drop, geser center of gravity ke belakang dengan cara menggeser badan ke belakang. Semakin lambat kecepatan kita, semakin jauh badan yang harus di geser ke belakang, agar tidak jatuh menghujam tanah. Tidak lupa ketika sambil menggeser badan ke belakang, kita sedikit memberikan dorongan roda depan dengan cara mendorong handlebar maju.
    Pada saat mau drop off cukup beri dorongan ke depan dan geser badan belakang, tidak perlu melakukan bunny hop, karena justru akan membahayakan kita dan sepeda (momentum yang akan terkompresi pada saat mendarat ketika kita bunny hop di tepi drop sangat besar), selain itu justru akan membuang waktu.

    [​IMG]

    Oke selamat, sekarang kamu sudah terbang di udara. Kedua roda kamu sudah melayang di udara. Pada saat ini beri sedikit tekanan pada pedal agar kaki tetap ada di pedal ketika mendarat (bagi yang menggunakan clipless ga perlu kasih sedikit tekanan, buat yang pake flat pedal pernah beberapa kali kejadian kaki terlepas dari pedal ketika drop). Jangan terlalu banyak memberikan tekanan ke pedal, nantinya akan menyebabkan roda depan akan banyak terangkat, jadinya kita akan mendarat dengan roda belakang duluan dan roda depan jauh terangkat ke depan. Pada kondisi flat landing hal tidak terlalu masalah, tapi pada kondisi landing di receiver ini akan sedikit membahayakan karena bisa menyebabkan kita jomplang ke belakang.

    Pada saat di udara kita bisa sedikit memberikan variasi misalnya handle bar aga sedikit dibelokan, whip, ataupun tabletop. Tapi ingat, waktunya cuma sepersekian detik, lakukan secepat mungkin. Apapun variasinya, pastikan ketika mendarat roda depan sudah kembali menghadap depan dan sejajar dengan trek. Jika roda belakang masih dalam kondisi tidak sejajar tidak terlalu masalah, nanti masih bisa terkoreksi.


    [​IMG]

    [​IMG]

    Sekarang persiapkan dirimu untuk mendarat. Pastikan kita mendarat dengan kedua roda bersamaan.

    Keliatannya mudah, tapi ketika sudah berhadapan langsung di dropnya sering kita jadi merasa ragu. Yang penting pastikan sepeda dan badan siap, dan yang terakhir pastikan kecepatan kita cukup dalam melibas drop.

    Selamat mencoba
     
    GoesJak likes this.
  2. duta

    duta New Member

    Mantabb Om...

    Jangan pernah ragu ketika melewati drop, ini sangat wajib sekali. Kadang kita terlalu PD meluncur di jalur drop atau karena gengsi dengan rekan satu club, kita meluncur dengan kecepatan tinggi namun sesaat sebelum melewati drop muncul keraguan bisa dipastikan pendaratan anda tidak akan selamat.. Hahaha

    Ada baiknya survey dulu drop, jadi bisa memperkirakan dimana kita akan mendarat, berapa kecepatan yang dibutuhkan sebelum mendarat dan setinggi apa kita akan terbang


    Sent from my iPhone using Tapatalk
     
    galihleo and farcantes like this.
  3. galihleo

    galihleo Well-Known Member

    iya om, survey track atau istilahnya walk the track, memang sangat disarankan.. jadi kita bisa antisipasi obstacle.
     
  4. dxtr

    dxtr Peternak Sepeda

    so we need OON "Otak, Otot, Nyali" :giggle:

    nice thread, lanjutkan om @galihleo
     
    Becakarema likes this.
  5. galihleo

    galihleo Well-Known Member

     
    GoesJak likes this.
  6. GoesJak

    GoesJak Member

    Om mau nanya,,setelah beberapa kali melihat video tips dr GMBN ini ada msh ada pertanyaan.terutama untuk tips yg ke 3,yakni melewati obstacle drop off dengan cara bunny hope! nah pertamyaan yg muncul di benak saya,,bentuk obstacle drop off seperti apa yg bisa dilakukan dengan cara bunny hope,klo di lihat di video IMHO seperti nya dengan tips cara ke 2 sudah cukup bisa sukses mendarat dengan selamat,krn saya lihat tanah receiver nya sudah cukup klo pake cara tips yg ke 2 dengan hanya Sliding body kita ke belakang. kemudian pertanyaan yg kedua klo diperhatikan dalam video,saya lihat pemeran dalam video,hanya melakukan Manual (angkat roda depan) saja tanpa melakukan mengakat roda belakang (Back Hope) sebagai mestinya cara bunny hope. mari Om kita Berdiskusi sy butuh pencerahan :oops:
     
  7. galihleo

    galihleo Well-Known Member

    wah maaf baru lihat replynya...

    sebenernya untuk trek-trek DH malah jarang bunny hop... jika ketemu drop off cukup gerakan awal manual (roda depan di dorong dan aga sedikit terangkat), lalu biarkan gravitasi yang bekerja.. oiya, kalo pakai pedal flat, pada saat di udara beri sedikit injakan atau tekanan ke pedal biar kaki ga terlepas dari pedal
     

Share This Page