1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

Index Thread Tanya2 Seputar Wheelset Rakitan

Discussion in 'Road, Time Trial, dan Cyclocross' started by dasarbule, Sep 17, 2013.

  1. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    Om @Ahmad Rizqi ,mohon dilihat PMnya.
    Saya berhasil mendapatkan bearing 12267 2rs dari TW.
     
    Ahmad Rizqi likes this.
  2. Ahmad Rizqi

    Ahmad Rizqi New Member

    Terimakasih om @dasarbule sudah cariin ini bearing 12267 sampe ke taiwan segala [​IMG]

    Sent from my MI 4LTE using Tapatalk
     
    andytio likes this.
  3. Punk

    Punk New Member

    Om @dasarbule ,mohon bisa pm no wa nya..mau konsul wheelset hehe
     
  4. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    PM/Email sent
     
  5. edarfkrnwn

    edarfkrnwn New Member

    Apakah aman, jika rims & hub 32 hole, cuma dipasang 16 atau 24 spokes?? Rencana mau rakit pake hub strummer wcs dan rims araya 713.. :)
     
  6. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    No
     
  7. GutenMorgen

    GutenMorgen New Member

    kebetulan saya lg rakit RB tapi masih binggung mencari WS yg cocok dengan Berat badan saya yg lumayan subur ini.

    rencara mau ambil novatec 30 tpi ragu dengan spoke depan yg cuma 20.

    pengen minta wejangan dulu sama
    Om @dasarbule, kalo di perbolehkan saya minta no WA nya ya om, mau tanya2 seputar WS. sukur2 om bisa ngebuild WS yg cocok untuk SAYA dengan harga rakyat

    terima kasih

    salam kring kring goes goes
     
  8. dana

    dana New Member

    Om @dasarbule , tanyaaaa
    Kalo pakai novatec AS511SB FS522SB 20 24 hole
    Terus rim nya KINLIN XR240 ukuran 451
    Ini buat minivelo om, ukuran spoke depan sama belakangnya berapa y?
    Kyk nya belum ada yg bahas ws minivelo :(
     
  9. dana

    dana New Member

  10. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    Pada umumnya, kalau mau kalkulasi panjang jeruji, kita perlu tau dimensi ERD pelk sama semua dimensi hubset yang mau dipakai, lalu data tersebut dikasukkan ke spoke calculator seperti
    https://leonard.io/edd/
    Menurut pengalaman saya, untuk menentukan panjang jeruji untuk hubset straight pull seperti yang di link tadi lebih susah. Jadi sekarang saya biasanya langsung gambar di app CAD aja.
    Untuk roda 451/406 etc, kadang susah pakai hubset straight pull yang didesign utk dipakai untuk roda 700c.
    Lebih baik cari yang geometry agak "small wheel friendly".
    Apakah fork sepeda tersebut memang 100mm old?
     
  11. dana

    dana New Member


    Iyaa om 100 forknya, yg belakang 130 mm sama road bike persis, nah yg jadi masalah saya g tau ukuran spokenya,

    Kalo saran dari om bule ,mending pake j bend apa yg straight pull untuk hubnya?
    Terima ksh om
     
  12. dana

    dana New Member

  13. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    Om @dana saya pindah postnya ke sini biar lebih tingkes.
    Yang J bend R13 lebih cocok. Untuk tipe straight pull harus pakai jeruji gepeng, tapi susah cari ukuran yang pendek.
    Nanya ke seller pelk dimensi erd, terus pakai link spoke calculator tadi.
     
  14. dana

    dana New Member

    Intinya semua hub j bend lebih gampamg y om @dasarbule untuk ukuran rim 451,,?dari pada yg straight pull
     
  15. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    Betul. Kecuali hub yang didesain khusus buat roda diameter kecil.
     
  16. jessejoshua

    jessejoshua New Member

    om, punten nubie mau tanya.
    saya sangat baru di dunia bangun membangun sepeda
    kemarin saya sudah gather barang2 untuk keperluan wheelset yang akan saya gunakan nantinya
    Front: Shimano HB-MC32 + Araya SA730 (total holes: 32) + Panaracer Closer Plus 700x23c
    Rear: Shimano FH-HG20 + Araya PX645 (total holes: 36) + Panaracer Closer Plus 700x23c
    saya berencana untuk tetap 7 speed dan semua hole terisi spoke (karena saya lihat di internet ada bbrp contoh yang tidak full semua hole terisi spoke)

    hasil dari perhitungan panjang spokes sbb:
    [​IMG]
    [​IMG]

    saya sudah cek ukuran masing-masing rim dari web Araya,
    kalau 700C itu adalah 622mm, maka ERD seharusnya kan 622mm dikurangi tebal rim kan om?
    saya coba hitung spoke length menggunakan prowheelbuilder
    (Not intended for use with straight pull spokes)

    hasilnya sbb,
    FRONT (Araya SA-730 + Shimano STX HB-MC32 | 32 holes)
    tebal rim (D): 30mm
    ERD: 622 - (30*2)= 560mm
    Crosses
    0
    Left: 263.3mm Right: idem
    1 Left: 263.7mm Right: idem
    2 Left: 268mm Right: idem
    3 Left: 2274.3mm Right: idem
    4 Left: 281.6mm Right: idem
    ==
    REAR(Araya PX-645+ Shimano FH-HG20 | 36 holes)

    tebal rim (D): 14.1mm
    ERD: 622 - (14.1*2)=593.8mm~594mm
    Crosses
    0
    Left: 277mm Right: 275.1mm
    1 Left: 277.3mm Right: 275.4mm
    2 Left: 281.4mm Right: 279.6mm
    3 Left: 287.6mm Right: 285.8mm
    4 Left: 295.1mm Right: 293.3mm

    yang saya mau tanya om,
    1. spoke length ini kan bermacam-macam panjangnya, karena variasi rim dan hub yang banyak kombinasinya. apa spokes ini available dalam panjang bervariasi juga atau bisa custom length?
    2. apa maksud dr informasi tension ratio ini om? dan berapa % parameter tension ratio yang bagus?
    3. dari barang2 yang sudah terkumpul dan spoke length dengan kombinasi seperti ini, apakah ada kejanggalan om?

    terima kasih om dasarbule
    :sorry:
     
    Last edited: Jul 29, 2018
  17. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    Om, ada sesuatu yang salah di perhitunganya. Dimensi "622" adalah designasi ETRTO pelk tersebut, atau bead seat diameter. Semua pelk 700c dan "29er" miliki dimensi ini dan tidak terkait dengan ERD.
    ERD adalah...
    images.png
    Untuk pelk tersebut, kita dapat info berikut di Internet...
    px645ok_29981ad6-ccce-4898-baf6-254f7bd7bc1d.gif

    sa730_fff37fab-0a1d-429a-b105-dc41feb5fdf7.gif

    Kayaknya ERD dari Araya belum termasuk allowance buat kepala nipel. Infonya Araya untuk sang AR713 memberikan dimensi ERD 591mm, namun selama ini saya pakai dimensi 594mm.
    Sebaiknya diukur sendiri. Kalau yang SA730 saya bisa cek di sini besok. Untuk pelk seperti PX645, sebaiknya diukur di beberapa titik sekeliling pelk lalu diratain hasil. Ini karena pelk single wall box section tidak mungkin 100% bulat.
    Mengenai tensi. Ini tergantung tipe pelk, geometri hubset dan jenis jeruji.
    Kalau roda depan, cukup 95kgf.
    Kalau roda belakang, biasanya harus cari 120kgf di Drive side (kanan), tapi dengan PX645, tidak bisa. Coba 95kgf aja. Pelk seperti itu tidak bisa dipaksa. Nanti cepat mendem atau retak.
    Untuk roda depan, pakai lacing 2x, sedangkan roda belakang, pakai 3x aja.
    Soal perbedaan tensi kanan/kiri di roda belakang tidak telalu penting. Pokoknya tensi di DS mencapai tujuan dan tensi setiap jeruji serata mungkin sama yang lain di sisinya.

    Semoga info membantu.
    Untuk spoke calculator ada yang bagus di https://leonard.io/edd/
     
    jessejoshua likes this.
  18. jessejoshua

    jessejoshua New Member

    Terima kasih infonya om
    saya juga sudah ralat,
    WS saya akan bercampur komponen sbb:
    Front: Shimano STX HB-MC32 + Araya SA-730 (32 holes)
    Rear: Shimano FH-HG20 + Araya AR-713 (36 holes)
    hasil perhitungan menggunakan web yang sudah om kasih seperti di attachment
    saya akan coba setup yang direkomendasikan, 2 crosses untuk depan dan 3 crosses untuk belakang

    terima kasih om
     

    Attached Files:

Share This Page