1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

Index Thread Tanya2 Seputar Wheelset Rakitan

Discussion in 'Road, Time Trial, dan Cyclocross' started by dasarbule, Sep 17, 2013.

  1. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    Baru2 ini sepertinya ada banyak minat untuk orang merakit wheelset sebagai alternatif WS jadi, paling tidak ada banyak pertanyaan tentang bagian2, bahan dan tehnik rakitan wheelset.
    Mudah2-an thread ini bisa jadi tempat kumpulan dan sumber ilmu tersebut.
    Saya mulai hancurkan roda2 sepeda duluuuuuuuuuuu, ketika masih 11thn umurnya. Hasilnya cuma dimarahin abis sama orang tuaku :).
    Baru thn 1981, umur sdh 13thn, saya baca buku ini;
    [​IMG]
    Saya jadi ketagihan.
    Sepertinya bentuk, fungsi dan engineering roda sepeda jadi ilmu yang paling elegant dan sempurna bagiku.
    Pada masa itu Saya heran kalau lihat pembalap2 yang super kuat lagi memakai roda yang sangat tipis dan enteng, cuma dilapisi ban tubular dari bahan sutra atau katun.
    Sedikit demi sedikit saya mulai rakit roda untuk teman dan lama kelamaan mulai kerja di toko sepeda. Balap, touring, bmx, mtb, onthel, WS tandem pula dirakit. setiap WS punya karakteristik lain sendiri dan cita2 unik, penuh kemungkinan untuk membawa pengowesnya cari jalan dan tujuan baru, jadi juara atau jadi adventurer.
    Mungkin saya terlalu Old School sehingga lebih suka WS rakitan dibanding WS jadi, tapi kalau orang terima dan pakai WS yang saya bikin khusus untuk mereka sendiri, reaksi rata2 sama; senyum lebaaaar. Inilah kepuasanku. Biarpun cuma WS untuk Onthel Phoenix petani sebanjarku.
    Sedikit demi sedikit saya akan bikin posting tentang proses rakit WS dan bagaimana kriteria untuk pilih bahan. Mungkin kita bisa juga sharing tentang dimana bisa cari bahan atau tukang di kota dan daerah masing2.
    Ok. Even old wheelbuilders need a sleep now and then :)
    Sampai Jumpa,
    dasarbule
     
    Last edited: Sep 17, 2013
    Yoi, mas dhika, Benqsiemenz and 17 others like this.
  2. andytio

    andytio Fat Cyclist

    Thank you oom bule, nanti oom juga boleh bikin FAQ. Bbrp pertanyaan pasti sama.

    Saya duluan ya :

    1. Kekurangan dan kelebihan WS rakitan
    2. Sekarang ini oom dasarbule profesi nya wheel builder apa cuma hobi ?
    3. Boleh minta link2 type2 rim yang biasa di pakai oom ? Atau apa aja yg available di pasaran

    Thank you ya oom
     
  3. kunyit

    kunyit Member

    om mau tanya, kalau dari segi harga perbandingannya gimana antara wheelset branded? asumsi quality beda tipis atau hampir sama..
     
  4. Erwinsyah Kosumo

    Erwinsyah Kosumo Active Member

    Om saya mau ty nih... Kalo misalnya saya ada budget sekitar 2 juta. Apa bisa saya rakit WS yg lebih bagus dari WS Fulcrum Racing 5 misalnya? Hampir sama pertanyaan nya sama om Kunyit. Makasih.
     
    Kuncal likes this.
  5. Cuncun

    Cuncun Member

    Nice tread, saya adalah saya adalAh satu korbannya. Benar benar 0 besar dalam hal gowes dan hanya pernah gowes pas masih kecil sekarang baru tahu yang namanya gowes benar dari dasarbule. Gowes buat sehat bukan buat sakit thank you yah. Btw kasi lihat foto WS yang dirakit buat Fab, dia sangat senang sekali dengan WS itu.
     
  6. ch00bzs

    ch00bzs Well-Known Member

    Last edited: Sep 18, 2013
    flatron likes this.
  7. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    Okay.
    Ceramah untuk malam ini adalah,"Kenapa sih...saya tidak bisa merakit WS yang sejangkrik Zipp?".

    [​IMG]

    Memang ada banyak cerita dan sejarah di internet tentang kemunculan dan perkembangan Wheelset Jadi. Factory Built Wheelset atau System Wheels dlm Bhs Inggeris. Yang pertama saya ingat adalah penawarannya perusahaan Roval pada tahun 80-an (jauh sebelum diambil alih sama Specialized). Beberapa tahun kemudian Mavic mulai pasarkan wheelset Comet, Cosmic dan Helium. Sepertinya dengan model Helium perusahaan2 yang lain mulai sadar bahwa ada opportunity untuk $$$ kalau konsumen perindustrian (wholesale) bisa beli wheelset jadi selain groupset sebagai perlengkapan kebutuhan OEM. Kenapa saya ceritakan ini? Karena kita harus ingat bahwa konsep Wheelset Jadi memang ada beberapa jaring. Yaitu, OEM, budget, performance, high end dlsb. Wheelset se-level OEM rendah atau yang budget ada fungsi pada pasaran biar paberik2 bisa menuju sautu price point. Di ujungnya spektrum ini adalah perusahaan seperti Lightweight, Madfiber, dan level2 atas dari Mavic, Reynolds, Campagnolo dan Fulcrum. Di level ini manffat WS jauh lain. Ada yang khusus untuk climbing atau sprinting atau yang Aero khusus untuk TT atau breakaway. Biasanya dengan WS ini, kita baru lihat konsep "Sistem" di mana muncul teknology yang cirikhas produsen tertentu. Maksudnya, kalau kita mau punya pelk Mavic RSYS, harus beli roda lengkap. Kalau senang Fulcrum 0, mesti WS karena jeruji sangat unik.

    Bukannya saya mau menjelekkan WS Jadi. Saya sadar ada manfaat pada price point di level rendah, dan saya sangat terposona dengan teknology yang dipajang pada model2 yang level paling tinggi. Masalahnya adalah di tengah2...

    Sering saya ditanya apakah saya bisa sarankan orang untuk beli WS Jadi atau merakit WS custom. Memang setiap kasus lain. Pada umumnya kalau ADA bahannya dan ADA tukangnya DEKAT anda yang bisa bikin WS yang SESUAI dengan kebutuhan dan Budget anda, "silahkan, merakitno". Kalau tidak, mungkin lebih baik lihat WS Jadi kalau ada yang cocok. Kalau memang anda punya faktor khusus mungkin lebih baik WS Custom (berat badan tinggi, Touring, atau mungkin climbing wheelset). On the other hand, kalau anda memang ada butuh untuk teknologi "proprietary" atau cuma terpesona sama WS yang tertentu, beli saja. After All, it's YOUR money.

    WS "rakitan" juga ada banyak macam. Saya sering "rakit" roda untuk sepeda onthel atau MTB kadaluarsa supaya petani2 sini tetap bisa jalan ke sawah. Mereka nggak ada pilihan antara Mavic sama Fulcrum :), jadi pada dasarnya wheelbuilding ada kelebihan juga. Saya bisa mengeluarkan teknology dahsyat yang cocok pada medannya yang sudah dilupakan (alias ditinggalkan) sama perusahaan besar. Itulah kekuatan craftsmanship.
    Pada thn 2012 di TdF terlihat sang Juara Sir Wiggo di atas Dogmanya lagi naik tanjakkan extreme. WSnya dari perusahan mana? Mavic? Zipp? Reynolds? Tidak sama sekali. Custom WS...Hubset Tune Mig/Mag dengan rims S3 dari Hed (Link). Now THAT I CAN build! Aduh, saya GR selama satu minggu lihat photo itu :)!

    Dari sisi servis dan maintenance WS lebih jago. Biasanya lebih mudah untuk cari jeruji kalau ada yang rusak, dan lebih gampang untuk servis hubnya juga. Kalau touring di daerah jauh dari civilization ini penting sekali. Saya dulu ketemu seorang AS yang lagi touring keliling Asia pakai WS Bontrager. Dia mengalami jeruji rusak dan harus nunggu satu minggu untuk cadangannya datang. Anehnya, dia marah gara2 ketidaktersediaan barang tersebut! HELLOOOOO, it's called the third world for a reason...

    Ok, karena waktu agak mepet malam ini saya akan jawab pertanyaan yang saya PALING sering ditanya (memang kenapa orang punya kriteria ini saya kurang tahu) ;
    Bagaimana saya bisa dapat WS yang super jangkrik?
    Jawabnya;
    A. Beli WS ZIPP 404.
    B. Beli Hubs Chris King
    C. Hubset ini lumayan bising.

    Pada yang nanya2 tantang bisa bikin WS yang gimana dengan budget sekian, nanti saya akan bikin perincian harga dan bahan untuk beberapa level ws (Budget, Tanggung, Sporty tapi belum siap dicerai istri, dan Luar Angkasa. Mohon ditunggu sebintar).

    Selamat Malam,
    dasarbule
     
    sohoku, pumashoes, IDjakman and 14 others like this.
  8. setzz

    setzz Well-Known Member

  9. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    Kelebihannya straight pull spokes adalah lebih murah ongkos produksinya. Kalau untuk pihak konsumen kelebihannya diklaim adalah ws yang lebih kokoh dan sdkt lebih aerodynamis. Kalau kokoh, ini mungkin gara2 hub geometry yang diperoleh spoke center line dan bracing anglenya sistem straight pull. Dikatakan lebih awet karena nggak ada stress di hub flange seperti kalau pakai J Bend, tapi saya blum ada jeruji yang patah di sini.
    Kalau pakai straight pull, sangat penting kalau beli jerujinya harus tepat panjangnya, beli bererapa sisa setiap ukuran utk persediaan dan lebih gampang kalau pakai jeruji gepeng seperti CX Ray atau Mac 494. Kalau pakai yang bulat susah utk tensioning. Cari2 hub lagi di ebay, kayaknya ada hub ini dengan harga yang lebih murah. Merk Rival (produksi Novatec) kalau nggak salah.
    Dasarbule
     
    andytio likes this.
  10. Erwinsyah Kosumo

    Erwinsyah Kosumo Active Member

    @dasarbule, om kasih ide dunk buat custom wheelset. Kebetulan rencananya ikut tour de bintan bulan Nov. Butuh wheelset yg mampu mengakomodir utk kebanyakan track tanjakan. Soalnya di Bintan, hampir 90 persen track nya bukit2. Sblmnya ada rencana mau beli Fulcrum Racing 5 buat upgrade wheelset bawaab Giant TCR, tp setelah mendengar penjelasan om dasarbule jadi kepikiran buat custom wheelset. Thanks.
     
  11. setzz

    setzz Well-Known Member

    Thanks.. untuk hub, dr seller dia mo kasi diskon 50%, saya mo coba tes 1 dulu untuk rim carbon china, cmn yg jadi kendala sekarang, pas ngitung panjang spoke. Di gambar spesifikasi hub ada 2 buah dimensi diameter. Yg 1 diameter flange, satu lagi agak ofset ke dalam. tp klo di hitung dengan 2 parameter itu, bedanya panjang spoke cmn 5 mm. Kira2 apa pengaruhnya klo spoke terlalu panjang atau kurang 5mm?
     
  12. Sigit Kusuma

    Sigit Kusuma Member

    wah ini, pas banget sama yg saya pikirkan.
    budget dulu tentuin, then get the most out of your budget!

    yg saya liat, sweet spot harga WS yg within most ppl budget itu dikisaran +- $1000.
    kalo ada budget besar, mungkin bisa saja langsung ambil factory-built WS yg bagus.
    tapi di kisaran $1000, dimana performance dari factory-built ga banyak beda, kok kayanya lebi asik custom ya lol.

    om @dasarbule
    bisa kasi sedikit review, menurut om, rim Reynolds compare to HED gimana?
    or maybe Reynolds vs. Zipp?
    pengen tau sedikit gambaran tentang Reynolds rim.
    soalnya mekanik langganan saya disini suka sama Reynolds lol,
    dan saya ga pernah liat in-real rimnya Reynolds.
    Thanks sebelumnya!
     
  13. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    @Erwinsyah Kosumo -saya sudah crai specsnya si Fulcrum5. Nanti mlm saya bikin perbandingan. Saya minta beberapa info. Pakai Sepeda & ban mana? Berat Badan brpa kg? Lalu, tinggal di kota mana dan ditawarkan F5 dgn harga berapa? Thanks

    @setzz -Biasanya setzz pakai spoke length calculator yang mana? Kalau mau pakai hub ini dengan Rim Carbon Cina punya saya sarankan untuk kumpulkan barangnya dulu lalu cek ERD rimsnya. Kalau panjangnya jeruji mesti tepat. Tidak boleh +/- 5mm. More like +2mm/-0mm. penting sekali tradnya sampai ke ujung nipple supaya aman. Apalagi kalau pakai nipple aluminium. Mau cari Jeruji di mana? Kalau sama penjual rims, mungkin mereka bisa tolong.

    @Sigit Kusuma -Kalau ingin tau bedanya antar rims tersebut saya kurang tau (alias Ndeso), soalnya nggak pakai rims carbon. Untuk medanku (pegunungan Bali) tidak cocok karena tanjakan curam dan pasir vulkanis yang sangat abrasif. Kalau level top, perbedaan sangat tipis. Biasanya bentuk rims (profil) jadi faktor perbedaan karena ada reaksi pada side wind atau mungkin ada bahan (basal) tertentu yang berfungsi untuk memperolehkan keamanan lebih baik kalau lagi ngerem. Seandainya saya nanti merakit sepeda balap dgn disc brakes, baru saya mau pakai carbon rims. Maaf, ya. Hey! saya mau tanya. WS kemarin gimana? dulu beli bahan di mana?

    @ SEMUA Saya minta tolong dikit. Saya sudah kirim beberapa email ke distributor DT Swiss dan Sapim seIndonesia, tapi blum ada yang balas. Kalau di Jakarta ada yang tau penjual jeruji tersebut???
     
    andytio likes this.
  14. setzz

    setzz Well-Known Member

    @dasar bule.sebelumnya saya memang minta technical spec dan detail drawing dr seller. Dan mereka kasi. Saya memang lg nunggu rim dan hub datang dulu, baru spoke belakangan. untuk spoke saya mau beli di bikehubstore.com, mereka punya cx-ray straight pull, sedangkan spoke calculator pake sapim punya website
     
  15. Sigit Kusuma

    Sigit Kusuma Member

    om @dasarbule
    Reynolds rimnya carbon semua kah?
    yg saya maksud itu yg sekelas HED Belgium.
    atau memang Reynolds itu beda kelas ya? soalnya harga rim2 Reynolds muahal bangettttt.

    sama2 kok om, saya sendiri juga Ndeso masalah custom-built,
    bener2 ga pernah liat in-flesh.
    orang2 disini banyak yg beli factory-built.

    and also, orang2 kalo mau kejar lightweight, pada pake Stans Alpha 340.
    om pernah pegang rim ini? bagus ga?

    saya order dari PWB di US, masi agak lama sampe deliverynya,
    US to AUS = lamaaaa lol
     
  16. Erwinsyah Kosumo

    Erwinsyah Kosumo Active Member

    Wah terima kasih om sudah mau bersusah payah mencari info:D.

    Saya pake sepeda Giant TCR 1 2011 dan ban untuk sehari2 buat Training pake Schwalbe Lugano 700 x 23c murah aja, dan buat event pake ban Ultremo ZX 700 x 23c.

    Berat badan 68 kg, Tinggi 173cm dan saya tinggal di Pulau Bintan, Provinsi kepulauan Riau (kadang pada gak tahu, jadi saya jadikan acuannya kota Batam, 15 menit dari Pulau Batam ke Pulau Bintan perjalanan dengan speed boat ), mayan terpencil tapi event internasional nya 3x dalam setahun di Lagoi (Bintan Triathlon, Metaman atau Ironman nya Asia, dan Tour de Bintan). Dan semuanya saya ikuti.

    Saya harus beli dari Pulau Jawa untuk beli F R5, harganya sekitar 2,2 juta kalo di bukala*pak, di Roda*link sktr 2,9 juta kalo gak salah. Ongkos kirim per kg rata2 dari Jawa sekitar 30-50ribu.

    Demikian infonya, terima kasih.
     
    Last edited: Sep 19, 2013
    andytio likes this.
  17. andytio

    andytio Fat Cyclist

    @Erwinsyah Kosumo, metaman ikutan ya ? nanti ketemu sama Fikhy kayaknya ( oom @BarracudA )...

    beli di spore, ws2nya lebih murah ga ?
     
  18. Erwinsyah Kosumo

    Erwinsyah Kosumo Active Member

    wah maaf om @andytio, gak kenal jadi nya gak tahu deh kalo ketemu atau gak. Tapi ada teman2 Jakarta yg tinggal ditempat saya utk ikut Metaman, daripada tinggal di Lagoi mahal bagusan tinggal dikampung murah meriah.

    WS di singapore pastinya mahal2 om. Secara situ pajaknya luar biasa tinggi. Jarang2 juga orang Bintan atau Batam yg belanja di Singpore karena harganya yg fantastik, walaupun biasanya akhir tahun ada barang obral murah.
     
  19. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    @setzz Kalau BHS, mereka punya reputasi sangat bagus, pasti dilayani kalu minta saran utk spoke length.

    @Sigit Kusuma Reynolds aluminium cuma model Solitude, dan itu cuma dijual sebagai wheelset. Kalau yang carbon Assault dan Attack. Kalau model yang sekelas Hed Belgium, banyak orang senang H+Son Archetype dan Pacenti SL23. Saya lagi ngidam Hed Belgium+ yang agak lebar. Hati2 kalau pakai rims merek Stan's karena sangat flexible sehingga kadang2 dish atau tensi jeruji dipegangaruhi oleh tekanan udara di ban! Kalau WS saya disiksa2 terus. Jadi saya senang Open Pro atau Kinlin Niobium dengan jeruji yang cukup banyak. Tahun depan baru coba Hed Belgium kalau pelk ini sudah haus.
     
    andytio and ch00bzs like this.
  20. setzz

    setzz Well-Known Member

    @andytio, bener kata om@erwin, WS sm parts2 lain lebih mahal di singapore drpd Indo dan lebih susah dapetinnya. Saya sendiri tinggal di singapore dan klo belanja parts online atau beli ke indo klo lg pulang. Minggu kemaren ini saya liat WS bora ultra di salah satu LBS di solo dijual kurang dr 20jt, lebih murah dr Chain reaction sekalipun, aplg dengan nilai rupiah yg drop 30%.
     

Share This Page