1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

Index Thread tanya2 seputar ban roadbike

Discussion in 'Road, Time Trial, dan Cyclocross' started by dxtr, Nov 19, 2012.

  1. dxtr

    dxtr Peternak Sepeda

    we will see together:cool:
    saat ini pro tidak pakai 28 karena menurut riset kurang aerodinamis, lebih berat serta lebih tinggi rolling resistancenya dibandingkan dengan 25

    IMO, pakai ban 28 sepertinya lebih cocok di jalanan Indonesia yang beragam kualitas permukaan jalannya:dj:
     
  2. hansadhitya

    hansadhitya Well-Known Member

    Saya rasa yang dipake pro racer lebih mengarah ke tradisi om, seperti kita liat bahwa road racing itu kadang sulit berkembang kalo gak didorong sama produsen-produsen besar seperti Shimano (aka duit). Untuk ban lebar ini, manufacturer "besar" yang jadi salah satu pionir adalah Zipp (yang lain gak lama ikut, sekarang dah mulai banyak rim dan WS yang khusus untuk 25, bahkan 28mm buat road race).

    Ban lebih lebar memang kurang aero dan lebih berat, tapi rolling resistancenya seharusnya menurun. Eniwei, alasan pake ban lebar untuk improve speed adalah bukan karena faktor-faktor tsb tapi karena ban lebar lebih nyaman dan aman yang pada akhirnya akan menghemat energi rider sehingga mereka bisa gowes lebih kenceng.
     
    Last edited: Sep 6, 2016
  3. FunRunner

    FunRunner Rider Srampangan

    Sebelum ada datanya sih saya ngga yakin ban lebih lebar bakal lebih kenceng ya.. Kelihatannya akan ada diminishing return di lebar ban tertentu. Sama seperti waktu ban dibuat lebih tipis & dipompa lebih keras dengan pikiran akan lebih aero & lebih kecil rolling resistancenya. Yg ternyata pada kenyataannya bener rolling resistance berkurang, tapi grip & comfort juga mulai berkurang = lebih lambat. Bisa saja yang ada kebalikan dari ini sewaktu naik ke ban 28.


    MTB juga beberapa tahun belakangan ini trend ban & rims lebar karena grip lebih bagus. Tapi akhirnya banyak juga yang ngerasa lebar ban yang berlebihan bikin sidewallnya kelipet waktu cornering (duh, lupa istilahnya untuk ini..). Kalau dipompa lebih keras bisa hilang masalahnya, tapi keuntungan grip tadi hilang. Dan akhirnya cukup banyak juga yang berpendapat kalau internal rim width di MTB sekitar 25-30 udah cukup. (MTB lebih ribet sih karena tread pattern juga jadi perhitungan waktu ban & rims lebih lebar).

    Masalah yang mirip waktu naik ke ukuran ban 28 bisa saja terjadi. Ada juga di frame design, bukan sekedar wheels. Tire clearance bakal lebih lebar = fork leg lebih lebar, misalnya. Atau brake caliper perlu reach yang lebih jauh.

    So, I guess 25c is the happy middle ground... But, let's see later.
     
    dxtr and pumashoes like this.
  4. hansadhitya

    hansadhitya Well-Known Member

    Salah satu pihak yang bereksperimen dan mempublish datanya adalah Jan Heinie: https://janheine.wordpress.com. Masalahnya adalah kita perlu mengubek-ubek blognya kalo gak langganan Bicycle Quarterly. BTW Jan bilang bahwa dia belum menemukan batas seberapa lebar ban mulai menunjukkan diminishing return, mungkin asik juga kalo bisa eksperimen sendiri asal ada duitnya....

    Pihak lain yang sudah lama bereksperimen dengan ini adalah Zipp tapi karena mereka perusahaan besar yang bekerjasama dengan pro team, maka datanya gak dipublish.
    Walaupun begitu kita bisa tau bahwa Zipp mendorong dan mempelopori ban lebar untuk road race karena mereka salah satu yang pertama ngeluarin WS khusus untuk ban 25mm dan kemudian 28mm, yang kemudian diikuti oleh banyak manufacturer lain. Baru-baru ini ENVE juga launch WS aero untuk 28mm!

    Cyclingtips' podcast: http://hwcdn.libsyn.com/p/7/c/4/7c4...73205360&hwt=958dc56694e93a4e0bbbcbfaf3906222

    Makanya itu om, gunanya rim dan WS lebar untuk ban lebar. Selain untuk menghindari ban rolling out ketika cornering, juga untuk menghindari separasi udara pada ban-rim yang mengurangi faktor aero.

    Nah itu dia, di sini salah satu perannya disc brake terlihat. Trend ban lebar ini jalan bareng dengan disc brake untuk saling support satu sama lain.

    Gak ketinggalan juga through-axle ikut nebeng sekalian. Kata saya win-win buat semua :giggle:
     
    Last edited: Sep 7, 2016
    arkeanu, dxtr and dasarbule like this.
  5. dxtr

    dxtr Peternak Sepeda

    Pembahasan tyre width disini makin menarik....dan nampaknya akan tak berujung seperti brand new "standart" parts. :giggle:
    ayo lanjutkan terus pembahasannya om @FunRunner dan @hansadhitya :D
    Bagi Om/Tante yang puyeng dengan istilah2 yang dipakai, well....harap bersabar dan googling sendiri ya biar nambah knowledgenya sedikit demi sedikit.
     
    Iwa Senna likes this.
  6. dxtr

    dxtr Peternak Sepeda

    Sepertinya urusan disc brake di roadbike lebih ke faktor kenyamanan dan keamanan saat menggunakan rim full carbon dibandingkan dengan wide rim/tyre, Nah...TA nebeng juga karena konon katanya as QR kurang stiff saat terkena braking force dari disc brake...yang bikin amsyong...size TA-nya masih macam2...mampus lah mayoritas konsumen...mau ganti frame lama-lama harus ganti WS juga karena masalah diameter TA tidak sama. (well..ini peluang bisnis sebetulnya...pada rajin bikin adaptor deh buat converting kaya adaptor QR di hub dengan TA)

    Kalau inovasi selalu tidak compatible dengan the old parts/terlalu banyak variannya...mungkin suatu waktu konsumen akan berbalik kepada the old parts. Kalau kata orang bijak "old school is cool" ;)

    Nah...masalah ban lebar..untuk sampai 25 mayoritas bisa diterima oleh WS lama yang menggunakan 23...mungkin 28 juga masuk...walaupun performanya (mungkin) tidak sebaik saat dipasangkan dengan rim yang sesuai. Ini "pembaruan" yang masih compatible dengan the old parts. Masih bisa diikuti lah trend-nya. Performanya gimana? Saya tinggalkan masalah itu buat para pembalap. Saya sih pengennya ban RB yang harganya terjangkau, ga mudah bocor, masih cukup nyaman kena jalan yang keriting, cukup rendah rolling resistancenya dan mudah dicari ban dalam maupun gantinya. :giggle: #lagimimpikah?
     
    Koko eS eL and Amik.panda like this.
  7. Iwa Senna

    Iwa Senna Active Member

    "Lebih cepat lebih baik"
    Ambil kasus gowes di jalan konblok atau jalan ngga muyuuss..
    Pengguna ban 23 rasanya akan menerima 'pain' lebih banyak dibanding penikmat ban 25 atau 28. Untuk meredam, speed terpaksa dikurangi. Disitulah -mungkin- simpelnya gambaran bahwa 25/28 bisa lebih cepat.. Mungkin yaa.. Hehee...
    Karena saya sendiri merasakan perbedaan yg sangat signifikan (di soal kenyamanan) antara 23 & 28.. Dan kenyamanan mempengaruhi kecepatan.. (Mungkin juga kesempurnaan cinta) Hehehee....
    :oops:
     
    arkeanu and nadhiev like this.
  8. hansadhitya

    hansadhitya Well-Known Member

    ...dan juga karena disc brake membutuhkan pemasangan WS yang lebih konsisten biar gak rubbing.

    BTW hubungan disc brake dengan wide rim dalam hal ini adalah karena dia gak sensitif terhadap lebar rim, berbeda dengan caliper/rim brake.

    Sebenernya dalam hal ini "pembaruannya" (aka barang baru yang dijual ke konsumen) itu terletak pada rim/WS yang bisa mengakomodasi ban lebar om, karena ban 28mm udah ada walaupun belom banyak yang khusus buat racing di aspal.
     
  9. FunRunner

    FunRunner Rider Srampangan

    Wiw ternyata udah ada yang punya datanya, hahaha..

    Emang untuk argumen wide tyre = wide rims & lebih cocok dengan disc brake sih udah ngga bisa dibantah ya.. Saya juga liat keuntungan yang ditawarin disc brake & wide rims memang masuk akal (well, kecuali nambah berat sih.. maklum doyan nanjak, ogah nambah-nambah berat :giggle:).

    Sejauh ini sih saya ngga ngeliat perlunya nambah lebar ban road bike dengan alasan cari nyaman (kecuali mau touring mungkin), karena kebanyakan dari kita masih jarang bereksperimen sama tekanan udaranya... atau paling ngga udah coba tapi terbatas karena takut kena pinch flat. Ada lagi sistem clincher + inner tubes berarti ada tambahan friksi untuk deformasi ban luar mengikuti permukaan jalan (lupa sih baca di mana..).

    Buat saya sih solusinya simple: GO TUBELESS.

    Karena menurut saya benefit yang ada dari tubeless sudah cukup. Lebih nyaman & lebih punya grip. Dan tanpa adanya ban dalam, berarti ban bisa lebih gampang deformasi (yang menurut logika saya) bisa saja ban 25 versi tubeless sama nyamannya dengan ban 28 dengan inner tube.
     
    pumashoes likes this.
  10. hansadhitya

    hansadhitya Well-Known Member

    Sebenernya alasan utamanya adalah untuk lebih cepet tapi dalam hal ini, itu diakibatkan karena rider merasa lebih "nyaman". Memang konsep nya agak susah dicerna tapi masuk akal apabila dipikirin - pada dasarnya ini adalah tentang bagaimana suspensi membuat kita bisa berjalan lebih cepat. MTBers pasti akrab dengan ini, dan ternyata untuk aspal mulus pun, sepertinya kita underestimate tentang berapa besar (air) suspension yang diperlukan!
     
  11. FunRunner

    FunRunner Rider Srampangan

    Ya betul om. Maksud saya, bukan berarti untuk dapat air suspension ini kita harus pakai ban yang lebih lebar.

    Menurut saya salah satu opsi lainnya adalah tubeless. Dengan pakai tubeless kita bisa manfaatin air suspension di ban dengan lebih efektif karena ngga ada friction dari ban dalam dengan ban luar untuk deformasi sewaktu meredam getaran.
     
  12. hansadhitya

    hansadhitya Well-Known Member

    Betul om bisa ganti tipe ban lain untuk improve suspension, saya gak paham ttg tubeless tapi kalo tubular sudah dikenal.

    BTW melenceng sedikit, untuk dapet maximal improvement dari ban lebar salah satu ide pentingnya adalah memilih ban yang semakin "supple" semakin kita menambah lebar ban - yang berarti higher TPI count, tanpa lapisan anti bocor, dan tanpa sidewall yang terlalu tebal. Lower durability dari konstruksinya dioffset oleh volume yang lebih besar.

    Misal untuk training kita pake 23mm Gatorskin untuk dapat mileage yang lumayan, maka ketika pake 28mm untuk training yang sama, bisa coba pake GP 4-Season. Apabila pergi ke 32mm bisa pake GP 4000 S II (seandainya ada) dst..
     
  13. mullen

    mullen Member

    Pembahasannya berat euy..
    Rolling resistance, Comfort, Grip juga sebenernya dipengaruhi sama kompon dan thread ban yang digunakan. Ban yang soft compound pasti rolling resistancenya lebih tinggi dan lebih lentur sidewallnya, vice versa. Dengan ban yang sama dan beda sizing, benefitnya pasti comfort dan grip. Rolling resistance pasti bertambah seiring bertambahnya ukuran. Untuk mana yang lebih bagus saya rasa ga ada nilai universalnya.
    Sebenernya kalo dibahas dari riset dengan benchmarknya orang yang threshold powernya bersaing sama listrik kontrakan satu pintu sih ya mungkin kurang berasa di kami benefitnya yang thresholdnya masih bersaing sama rice cooker(baca: mejikom).

    Eniwey mungkin ini bisa jadi referensi untuk ganti ban.
    http://www.bicyclerollingresistance.com/
     
  14. hansadhitya

    hansadhitya Well-Known Member

    arkeanu likes this.
  15. arubie

    arubie New Member

    ohh gtu ya om.. oke deh aman...

    btw, boleh mnta rekomendasi bannya apaan ya?

    dan klo 25 atau 28 lebih enak ga bwt commuter ? dan msih bsa diajak ngebut/race ga??
    ada penurunan kcepatan kah?
     
  16. densoed

    densoed Well-Known Member

    Kl saya pake conti gp 4season om..
    Kl biasa pake ukuran 23, pakai ukuran 25/28 pasti akan terasa lbh berat, kl soal kecepatan, tergantung dengkul om..
     
    t0n0 likes this.
  17. hansadhitya

    hansadhitya Well-Known Member

    "...given the choice, I'm always going to choose larger tires moving forward." - Dan Lloyd, sang legenda, mengenai Zipp Tangente 28mm nya :giggle:

     
  18. Ekoo

    Ekoo New Member

    Mhn pencerahan untk ban maxxis dolomites 700*23 c... Mgkin para master ad yg pernah make...? Ini ban cocok buat commute ga?

    Sent from my A0001 using Tapatalk
     
  19. reggie

    reggie Member

    Klo saya prefer ban 28 ke atas klo commuting om, lebih pede hajar lubang hehe... *bukan master :confused:
     
  20. baldelight

    baldelight New Member

    sebenarnya sy lbh prefer ultremo zx 25mm , utk comfort dan biar ga was2 d jln jelek.
    hanya msh ragu.

    pertanyaannya
    apakah yg 23 mm lbh baik rolling resistancenya ? utk nanjak terutama.

    btw berat badan sy ckp ringan, cuman 54 " mungkinkah " size 23 sdh cukup tanpa harus make 25?
    karena size 25 rada langka + size 23 banyak pilihan warna hehehe...


    Sent from my SM-C111 using Tapatalk
     

Share This Page