1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

Sharing Cara Merawat "Brifter Hood" (Karet Brifter)

Discussion in 'Service, Maintenance & Modifikasi' started by Amik.panda, Apr 16, 2016.

  1. Amik.panda

    Amik.panda Active Member

    Haloo om2 dan tante2 member cycling-id,
    Adakah yang pernah punya masalah dengan karet brifter?
    Sharing di sini yuuk..

    Dalam sebuah perangkat groupset road bike, sepasang brifter adalah perangkat dengan konstruksi paling kompleks yang meneruskan perintah dari rider ke seluruh perangkat groupset lainnya untuk bekerja sesuai perintah, baik untuk mengganti posisi sprocket dan chainring, juga menghentikan laju sepeda lewat u-brake/caliper. Kalau beli ketengan, harganya juga lebih kompleks untuk dompet kita daripada perangkat groupset yang lain.
    :confused::confused::confused:

    yang pernah saya alami dengan brifter 105 seri 5500 (9speed) adalah bertahun-tahun dipakai, brifter ini masih bekerja sebagaimana mestinya meskipun kosmetiknya udah pada luntur, termasuk bagian yang akan kita bahas ini yakni bagian hoods, yang udah hancur kayak pisang yang udah berminggu-minggu dibiarin nggak dimakan
    :(

    di posisi saat nggak ada anggaran buat upgrade, hal ini sangat-sangat bikin frustasi. Harga brifter yang cukup mahal sedangkan seharusnya brifter yg dimiliki masih bisa berfungsi dan cari-cari pengganti hoods di Indonesia sudah nggak ada yg jual. Alias harus keluar uang sejuta buat part yang harusnya masih bisa dipakai.:headbutt:
    Tapi ada hikmahnya juga, hal ini juga yang akhirnya mempertemukan saya dengan forum ini sekitar hampir dua tahun yang lalu, lewat googling2 kemana2 soal sepeda.

    Oke, skip curhatnya. Ahkirnya sekarang udah ada rejeki bukan cuma buat brifter tapi buat ganti sepeda kenangan saya, dan berusaha menjaga bagian hoods ini agar nggak mengalami hal yang sama seperti sebelumnya.
    Googling2 lagi deh soal cara merawat hoods yang baik dan benar, daaaaaaaaaaaaaan......
     
    Last edited: Apr 16, 2016
    dasarbule likes this.
  2. Amik.panda

    Amik.panda Active Member

    Yang saya temukan di internet adalah, hal yang terjadi pada hoods brifter setelah sekian lama itu disebut proses deteriorasi (deterioration) pada bahan rubber, prosesnya sama seperti yang terjadi pada kayu, seiring berjalannya waktu, bahan ini akan hancur dengan sendirinya, alias proses alami. Untuk lebih lengkap, bisa di baca di link ini. Salah satu cirinya adalah bagian berbahan rubber akan mulai terasa lengket.

    Dan saat rubber sudah mengalami deteriorasi nggak ada satupun cara untuk mengembalikannya seperti semula. Maka dari itu, perawatan hoods yang berbahan rubber ini sangat penting bagi yang berencana memakai brifternya dalam jangka waktu yang lama. menurut link website yang sudah saya cantumkan sebelumnya, hal yang mempengaruhi bahan rubber menuju proses deteriorasi antara lain:
    1. Radiasi (UV)
    2. kelembaban dan suhu
    3. Oksigen
    4. Polutan
    5. Tekanan secara fisik
    6. Proses pembersihan (pada link tersebut tidak disarankan menggunakan pelarut bahkan pembersih berbasis air, disebutkan begini: Although recommendations have been made in the literature to use water with soap, this is now regarded as a dangerous practice. In fact, under certain circumstances using water can lead to the destruction of an object (Sale, 1993). WOW!!)

    Jadi kesimpulannya, bahan rubber akan mengalami proses alami yang disebut deteriorasi. Maka yang bisa dilakukan cuma menjaga bahan tersebut agar lebih awet. Pada sepeda yang dipakai di luar ruangan, sangat susah untuk menjaga hoods dari radiasi, kelembaban, oksigen, polutan, dan tekanan secara fisik, hampir semua yang tidak dianjurkan emang seharusnya terjadi pada hoods ini, Kasihan sekali. :(

    So, apa yang bisa dilakukan? Setelah googling dan baca-baca soal rubber dari berbagai website, dan sedikit pemikiran berdasarkan logika, bisa dilakukan beberapa hal berikut:

    1. Bedak Bayi
    Diaplikasikan pada bagian hoods yang sudah terlanjur lengket, tidak akan bertahan lama, tapi cukup untuk mengurangi lengket dan mengurangi keringat atau air yang akan bersentuhan langsung dengan hoods. Hal ini sudah saya lakukan sebagai maintenance nggak bisa tahu hasilnya sih? Seenggaknya udah usaha lah, lagian bedak bayi akan menggumpal kalo kena air, lumayan lah.

    2. Plastidip
    Bagian hoods dilepas dan di cat menggunakan plastidip, untuk melingdungi bagian hoods ini berinteraksi langsung dengan oksigen, radiasi, dan kelembaban lingkungan sekitar, bisa juga buat ngewarnain bagian hoods ini. Belum dicoba karena plastidip belum dijual banyak dan harganya masih lumayan mahal untuk coba2, ketahanannya juga belum tahusecara langsung.

    3. Beli Hoods Cadangan
    Bisa beli selagi ada yang jual baik di Indonesia maupun di luar negeri, nggak ada salahnya untuk berinvestasi. Hoods dibeli, dan disimpan dengan baik dari hal2 yang menyebabkan proses deteriorasi. Kedepannya bisa dipakai sebagai pengganti, atau untuk menaikkan harga jual brifter jika akan dijual nantinya.

    4. Membuat Replika
    Hal ini dilakukan dalam kasus hoods yang sudah tidak ada di pasaran dan jika kondisi hoods masih layak untuk dibuat cetakannya menggunakan silikon seperti membuat cetakan untuk bahan resin. Sudah kepikiran, tapi nggak tau bahannya pake apaan buat bikin replikanya.

    Mungkin juga ada yang bisa menjual brifternya dan ganti dengan versi yang lebih baru jika ada dananya, kalo ngga ada dana atau berencana memakai brifternya dalam jangka waktu yang sangat lama, bisa di coba trik dan tips tersebut. Apalagi menurut pengalaman, brifter ini
    sendiri secara fungsi performanya cukup awet jika dirawat dengan baik.

    Sekian, dari saya. Maaf kalo kelewat panjang. Mungkin om-om dan tante-tante sekalian punya pengalaman dan tips buat merawat perangkat yang satu ini. Ayo berbagi di sini.:D

    Salam,
    I love Cycling-Id
     
    Last edited: Apr 16, 2016
    kw2, dasarbule, john and 1 other person like this.
  3. Becakarema

    Becakarema Well-Known Member

    karena tekanan yg kuat di hood, plastidip gak kelupas om? kalo cadangan agak repot juga soalnya kadang disimpan lama, ikutan ancur juga meskipun gak dipake karena umur, thx

    dan gak hanya di briefter, saya pribadi lagi masalah di gagang kacamata, nosepad, belakang gps, speedometer, di mana semuanya masih fungsi tapi karetnya udah pada leleh, sekarang sih perawatan setelah pake saya siram air pake shampoo, kata org optic biar gak ada sisa minyak pada kacamata
     
    billy christian likes this.
  4. fwid

    fwid Active Member

    Kl brifter2 skrg bagian dlmnya msh ada bodi aluminiumnya ga?
    Kl msh aluminium mah msh bisa diakalin ditutup pake bar tape. Cm mmg feelnya jd kempes.
     
    Koko eS eL likes this.
  5. Amik.panda

    Amik.panda Active Member

    Nah, soal ketahanan plastidip saya pribadi belum tau kuatnya sampe di mana om.
    kalo cadangannya mungkin bisa disimpan dengan kantong plastik yang di vacuum (masih dibayangin), demi keawetan
    thanks udah mau sharing om :D

    yang saya tahu sejak di 105 seri 5500, sampe skrg pake seri 5700, bodinya udah pake plastik om. bisa sih di lapis bar tape kalo dari segi fungsional.
    tapi bisa jadi opsi saat udah nggak ada lagi yg bisa dilakuin dengan hoods ini.
    Terimakasih :yes:
     
    Koko eS eL likes this.
  6. fwid

    fwid Active Member

    nah ini om contoh punya saya, model lama sih, dapet beli eh setelah bbrp hari baru nyadar gak ada hoodnya. nyari2 di toko jg gak ada yg punya sarung model lama yg kecil.
    8b3a8439d0e669ab3fc8c8a3b39af3c2.jpg


    mgkn pemilik lamanya kurang perawatan sehingga karetnya melepuh, pertama kali nerima ini barang emang ada bekas item2 ky karet sih.
     
    Last edited: Apr 23, 2016
  7. dasarbule

    dasarbule Wes Tuek

    Meskipun nggak disarankan untuk cuci pakai air, saya pikir sangat penting habis gowes, hoodsnya segera dibilas biar bisa hilang bekas air keringat. Klo tidak, karet bisa cepat rusak gara2 sifat bas (alkalin) keringat. Kalau saya tidak sempat langsung cuci sepeda, saya cepat2 bersihkan handle bars, hoods, stem, top tube dan saddle dengan waslap basah.
    Salah saty yang sangat memprihatinkan adalah polusi udara. Kalau saya pernah nitip barang karet/foam di rumah mertua di mojokerto proses penghancuran bahan2 tersebut sangat percepat. Saya curiga kadar polusi udara di sekitar kota itu. Mungkin karena banyak perindustrian di situ.
    Untuk model2 lever yang susah cari hoods cuma ada satu solusi... Ebay.

    Nice thread, om @Amik.panda !
     
    MUTAwakil and Amik.panda like this.
  8. Becakarema

    Becakarema Well-Known Member

    om kalo ada info karet briefter legendaris ya @dasarbule, hehe thx
     
  9. Soekotjock

    Soekotjock Active Member

    Sori ngebangunin thread lama

    Gw ada trouble gini
    Bbrp minggu lalu gw spt crash,yg apesnya ngebuat hood cover gw sobek persis dibagian atasnya
    Stlh nyari2 brgnya kemana mana,akhirnya dapet brg aftermarketnya merk X-ON

    Yg jd masalah tnyt gw salah seri belinya
    Brifter gw pake Tiagra ST4700 (10speed) yg dimana gw baca2 dr berbagai sumber klo hood covernya identik ama Ultegra 6800 dan 105 5800
    Nah barang yg gw beli datengnya buat 105 5700 (10speed)

    Dari exterior hood covernya,sama persis bentuknya antara 105 5700 dgn Tiagra 4700
    Dari posisi tonjolan2 di bagian dalem hood cover nya yg buat pegangan ke brifter nya tnyt beda jauh
    Udh gw akalin dgn memotong smua tonjolan yg mengganggu bikin nggak pas
    Nah skrg masalahnya muncul krn bag dlm hood cover yg baru (yg 5700) tnyt sgt2 licin,shg double tape maupun lem castol ngga mau nempel
    Akibatnya ni hood cover yg baru klo dipake itu pas bag ujung hood suka melorot trus terbuka sendiri sedangkan bagian laen aman sentosa

    Nah pertanyaan gw,adakah yg bisa memberi ide gimana cara nempelin bagian ujung hood cover tadi?cukup mengganggu soalnya dan riskan kemasukan aer terutama dr keringat yg netes dr kepala

    Thx before
     
  10. densoed

    densoed Well-Known Member

  11. Becakarema

    Becakarema Well-Known Member

    tonjolan itu buat penahan gak mlorot kali mestinya
     
  12. Soekotjock

    Soekotjock Active Member

  13. Soekotjock

    Soekotjock Active Member

    Iya oom aslinya tonjolan itu emg buat penahannya
    Yg jd masalah krn tonjolannya nggak pas smua ama brifternya malah jd ngeganjel oom klo dipasang,jadi ja gw potong bbrp tonjolannya yg bikin ngeganjel td
     
  14. densoed

    densoed Well-Known Member

    Pake lem bakar udh coba om @Soekotjock ? Tp mungkin jd kurang rapi..
     
    Soekotjock likes this.
  15. Soekotjock

    Soekotjock Active Member

    Iya jg y pake lem bakar ato sealant aquarium...
    Mungkin lem bakarnya bisa dijadiin sbg tonjolan bag dlm hood covernya biar bisa nyangkut ke dudukan asli di brifternya
    Tp harus niat bgt bikinnya
    Hahahaha...
    Gw mikirnya hrs yg msh bisa dicopot lg lemnya tanpa ngerusak brifter ato hood covernya...

    Anyway thx idenya oom,tar gw update hasilnya disini
     
  16. densoed

    densoed Well-Known Member

    Lem bakar masih gampang di copot kok om..
     
  17. Soekotjock

    Soekotjock Active Member

    Iya oom,br kepikiran pake lem bakar gr2 postingan oom td
    Tar cb dibikinin tonjolan d dlm dulu
    Klo menyerah y baru langsung dilem dr luar
    Hahahaha...
     
  18. Becakarema

    Becakarema Well-Known Member

    pake sealant yg dibiarin semalem kyk nya plg kuat, tapi kalo mau copot bakal gak bisa bersih
     
  19. Soekotjock

    Soekotjock Active Member

    Sealant apa oom?
     
  20. Becakarema

    Becakarema Well-Known Member

    sealant kaca om, yg biasa buat aquarium, ada hitam ada putih, cuman liat dulu harganya om, kalo terlalu mahal pemakaian hanya sekali mending jalan yg benar (beli lagi sesuai spek)
     
    Soekotjock likes this.

Share This Page