1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.
  2. Jersey CID V7.1 dan V7.3 telah dipesan. Untuk update terakhir KLIK desain 4

Serangan Jantung Pada Pesepeda

Discussion in 'Latihan Sepeda Balap' started by Ary, Mar 30, 2016.

  1. Ary

    Ary The Locomotive

    Berita duka lagi ... 28/3/2016 seorang rider Daan Myngheer, 22 tahun, dari klub Lille Metropole, meninggal dunia karena serangan jantung saat mengikuti Race Criterium Internasional. Daan tiba-tiba terkena serangan saat 25 KM menjelang finish, diangkut ke Ambulans, tapi segera mengalami Koma, dan akhirnya meninggal di RS.

    [​IMG]

    http://www.cyclingnews.com/news/daan-myngheer-dies-from-heart-attack/

    Pro Rider
    22 Tahun
    Terlatih dan sangat muda, bisa terkena serangan jantung ... lah lalu bagaimana nasib kita yang amatir tapi sok-sok pro dan suka balapan gini ...

    Artikel yang cukup bagus "Cycling to Extreme", bisa dibaca di :

    http://velonews.competitor.com/cycling-extremes

    Kutipannya sangat menohok :

    "Kadang-kadang, bersepeda bisa membawa kita terlalu jauh" ... Ugh

    Di situ dikisahkan tentang pesepeda usia menengan Lennard Zinn, mantan atlit nasional Amerika, yang sangat aktif berlatih dan turing, serta mengikuti race-race untuk usia 40 ke atas ... yang tiba-tiba mengalami serangan jantung di saat latihan di sebuah tanjakan panjang favoritnya, Flagstaff Mountain. Detak jantungnya mendadak melompat dari 155bpm menjadi 218bpm. Zinn awalnya menolak kenyataan ini, dan menganggap ada masalah dengan alat HRM. Tapi pemeriksaan lanjutan akhirnya memaksa Zinn mengakui bahwa dia kena serangan jantung dengan tipe Multifocal Atrial Tachycardia

    Bersepeda adalah olahraga endurance yang tak tergantikan oleh apapun ... karena berjam-jam di atas sepeda adalah sesuatu yang lumrah. Para pesepeda gemar tantangan mendaki tanjakan-tanjakan panjang yang berkilo-kilometer ... berlatih keras untuk menghasilkan kecepatan yang hebat ... dan semua itu dilakukan dengan rasa nikmat dan kegembiraan yang melampaui kelelahan fisik.

    Tentu saja, bersepeda akan cepat membuat anda fit dan memiliki postur yang ramping ... tapi godaan untuk overdosis latihan sangat besar ... karena mudahnya kelelahan fisik terabaikan oleh tantangan-tantangan, dan kegembiraan-kegembiraan pada saat bersepeda ... lalu tiba-tiba, tubuh, terutama jantung, menyerah ...

    Jantung memang bisa beradaptasi untuk dipacu melebihi batas normal hariannya ... katakan sajalah bahwa kalau untuk kegiatan normal, jantung kita hanya berada di zona 50-60%, maka kita bisa memacunya bahkan sampai 95% lebih untuk ikut balapan liar di jalanan ... dan tidak ada masalah yang terjadi ...

    Tapi apa yang terjadi jika hal yang sama dilakukan berulang-ulang, tanpa pola pemulihan yang baik ... Apalagi jika usia semakin bertambah, bukan lagi anak muda 20-30 tahun, tapi mulai masuk ke usia dewasa 40 tahun ke atas ... maka irama jantung dan kapasitas jantung akan terganggu

    Semakin keras anda berlatih, semakin kencang anda bersepeda ... Semakin hebat anda sebagai atlit ... Tapi lewat sejumlah waktu, sel-sel di jantung anda, juga mulai lelah ...

    Para atlit tour de france, mereka bekerja keras dengan sepeda mereka sejak usia belasan tahun ... lalu berpacu habis-habisan pada usia 20-30 tahun ... lalu? BERHENTI. Mereka tidak lagi berlatih gila-gilaan, atau balapan yang memacu jantung habis-habisan ...

    Bandingkan dengan para penghobi ... mereka tidak membentuk jantung mereka sejak belasan tahun ... lalu tiba-tiba, mereka jatuh cinta pada sepeda ... dan MENDADAK ingin menjadi seperti para idola mereka, Contador, Sagan, Froome ... berlatih gila-gilaan di saat para atlit pro mulai pensiun ... dan terus gila-gilaan di saat para atlit pro berhenti balapan ...

    Tidak heran resiko serangan jantung pada para amatir ini lebih besar dari para atlit pro ...

    Maka, "Sadarilah batasnya" ... sebuah pernyataan sederhana, tapi jawabannya tidak pernah sederhana ... "Di manakah batasnya?" Tidak ada yang bisa menjawab ...

    Mungkin pertanyaan-pertanyaan seperti yang ada di artikel lain bisa sedikit memberi petunjuk :
    http://www.theage.com.au/victoria/h...-on-the-rise-doctors-say-20151112-gkxzyj.html

    1. Apakah anda pernah merasakan nyeri dada yang tiba-tiba saat bersepeda?
    2. Apakah anda pernah merasakan sesak nafas yang tidak terjelaskan?
    3. Apakah anda sering merasa pusing berkepanjangan, terengah-engah terus, bahkan setelah selesai latihan?
    4. Apakah ada tingkat kolesterol tinggi yang harus diwaspadai?
    5. Apakah ada tingkat tekanan darah tinggi yang harus diwaspadai?
    6. Adakah diabetes?
    7. Apakah anda perokok atau mengalami kegemukan?
    8. Apakah ada riwayat keluarga yang mengalami serangan jantung?

    Tapi sekali lagi, itu hanya pertanyaan-pertanyaan penanda. Bukan batas sesungguhnya. Karena yang bisa paham batas sesungguhnya adalah ... pemeriksaan medis dan kejujuran penilaian diri sendiri ...

    Mungkin pelajaran kunci yang bisa saya ambil dari artikel-artikel itu adalah :
    1. Kita bersepeda untuk sehat, bukan hanya untuk cepat ... jangan lupakan yang utama ... Lagipula kita bukanlah Contador atau Froome yang harus memenangkan Tour de France ...
    2. Cukupkan istirahat dan pemulihan, jangan hajar terus
    3. Awasi nyeri di dada, dan gangguan irama jantung ...
    4. Berlatihlah dengan alat pemantau jantung (terutama jika sudah usia di atas 40), dan sadarilah threshold detak jantung kita ... sehingga kita tahu batas dan tidak terbawa emosi saat bersepeda di tanjakan atau main cepat di peloton ...
    5. Kalau ada keraguan, jangan pungkiri ... lebih baik cari tahu dengan pemeriksaan medis yang lengkap

    Semoga kita semua menikmati bersepeda yang sehat, menyenangkan, kadang cepat, tapi yang utama tidak membuat kita tiba-tiba terkena serangan jantung ...
     
  2. kyonichi

    kyonichi Active Member

    soal jantung-jantung nih

    colek yang hobinya ngeYOLO ampe hrm >200 terus @IDjakman

    anyway nice share om ary :D
     
  3. andredechh

    andredechh Well-Known Member

    Pengalaman pribadi saya...saat ikut race kadang diawal-awal, bahkan sebelum start atau lagi warm up, HR melejit tinggi, nah setelah bbrp menit baru stabil. Mudah2an ini efek caffeine atau nervous aja yaaa....
     
  4. IDjakman

    IDjakman Active Member

    Wah, harus baca banget nih! kadang emang seneng sedikit ngepush :eyes:
    Nice share om Ary :D
     
  5. Destayoga

    Destayoga Active Member

    nice share om ary...

    zleb banget emang itu quote...
    "Kadang-kadang, bersepeda bisa membawa kita terlalu jauh"
    :flu: *lagi jadi korban flu gara2 long weekend kmaren 3 hari nonstop gowes >100km*


    "sedikit" nge push... rly?
    :tap:
     
    kyonichi likes this.
  6. jalupanjongko

    jalupanjongko Active Member

    Berbeda dengan orang normal jantung atlet memiliki volume sekuncup atau stroke volume yang lebih besar serta resting heart rate yang lebih rendah sehingga fungsi pompanya lebih efektif atau medisnya dibandingkan orang normal ibaratnya kalo orang normal semenit darah yang dipompa cuma 3000 cc kalo atlet bisa 2x lipatnya malah mungkin lebih
    Untuk kasus Dan Mygheer ada suatu kelainan pada jantung yang disebut hyperthropic obstructive cardiomyopathy (HOCM) dimana terjadi pemebesaran otot jantung yang asimetris dengan gangguan aliran darah dari ventrikel kiri ke aorta. Pada atlet memang ukuran jantungnya besar tp pembesaran otot jantung pada atlet dengan pembesaran jantung pada HOCM berbeda kalo pada atlet simetris kalo HOCM non simetris dan beresiko untuk terjadinya gangguan irama jantung (aritmia) biasanya berupa ventricular tachycardia atau ventricular fibrillation.
    Well saya tidak tahu apakah si atlet ini menderita HOCM atau tidak tetapi kalo dari textbook banyak kasus henti jantung atau cardiac arrest pada atlet bisa disebabkan karena HOCM.
     
    SonyJoss, andredechh and bleui like this.
  7. andytio

    andytio Fat Cyclist

    ada baiknya cek ke dokter dulu.... saya juga mau. dah mau usia 40. biasa ada paket2 yang di tawarkan RS. yah minimal 1 kali dalam 1 tahun seperti nya perlu.
     
  8. Ary

    Ary The Locomotive

    Ngaku kalau sudah mulai uzur ya om ... hihihihi ... padahal saya juga sama ... mulai uzur ...
     
  9. suprememgs

    suprememgs New Member

    mau tanya ke cyclist disini. biasa macu hr sampe berapa? (cyclist usia 35-40 th) kl saya patokan di 90& max hr (220-umur) alias sekitar 162 bpm. yg saya bikin penasaran. kadang hr saya sudah segitu, masih ada yg nyusul umur 50 an dengan speed lebih tinggi. itu gara2 sepedanya yg ringan ato emang dia memaksa hr nya sampe lebih tinggi lagi ? mohon pencerahan. sekalian sharing. tq
     
  10. hansadhitya

    hansadhitya Well-Known Member

    Yang sepertinya sudah punya plak/atherosclerosis tingkat lanjut...., suatu saat ada kemungkinan copot plaknya karena naiknya tekanan darah pada saat berolahraga dan dapat menimbulkan penyumbatan (yang mematikan adalah serangan jantung atau stroke). Tapi resiko tsb masih lebih mending daripada ngga berolahraga sama sekali menurut saya. Yang penting dipantau detak jantungnya jangan terlalu tinggi buat yang sudah (pernah) bermasalah.
     
    SonyJoss and arkeanu like this.
  11. arkeanu

    arkeanu Member

    HAS19 likes this.
  12. Ary

    Ary The Locomotive

    Mungkin powernya lebih besar, sehingga pedaling-nya lebih efisien ... dengan HR yang sama bisa produksi output power lebih besar, hasilnya lebih kencang ...

    ATAU

    Kemungkinan, sebagian besar sih ... memang mereka lebih maksa ke HR yang tinggi ...

    Sebetulnya batas HR itu masih bisa dipush sampai ke 175 bahkan 180bpm di usia 40-an tahun ... tapi ya jangan terlalu sering ... kasihan jantungnya ... hahaha
     
    suprememgs and locke like this.
  13. Ary

    Ary The Locomotive

    Kalau itu sih gak usah dikuatirkan om ... karena akan lebih banyak yang lebih nyeri dadanya ... kalau sudah beli sepeda terbaru harga puluhan atau ratusan juta ... tapi di-break oleh sepeda almunium ... hahahaha ...
     
  14. mardeinse

    mardeinse Penggemar Jeruk Nipis

    Bisa mentok di 165 kalo flat, itu kalo ikut kbkb (race nya orang semarang). Kalo pas sehari-hari lebih banyak di 140-155 an. Kalo nanjak yg aga ekstrem kadang bisa sampe 170, tapi itu jarang banget. Saya umur 30 thn... #masihsingle :)
     
  15. locke

    locke Cyclist Kebal Racun

    Mirip Chris froome om heart rate range ny, rendah banget. Gowesnya Jangan2 mirip jg nih sm Chris froome
     
    kyonichi and mardeinse like this.
  16. mardeinse

    mardeinse Penggemar Jeruk Nipis

    Iya om, mirip ky Chris froome... Heart rate kalo udah di 160, siap2 aja putus kalo di break sama yg belakang :sob:
    Dulu waktu awal2 gowes, ga pernah nyentuh 160 di flat. 157-158 aja udah panas senut2 rasanya:suicide:
     
  17. andytio

    andytio Fat Cyclist

    saya lagi off sepedaan skitar 2-3 bulan, berasa banget drop nya... kemaren masuk angin dah 3-4 x dalam sebulan. ada yang bilang tiati jantung...
    sebenernya sih bukan soal umur, tapi kondisi secara keseluruhan. uzur kagak lah, usil iya.. wkkwkwkw
     
  18. hardi

    hardi Well-Known Member

    Setiap x gowes / olahraga
    Heart rate biasanya 140-198
    Setiap kencang dikit pst 180an
    Normal effort ada di 160an
    Ga normal? Ga jg sih
    Kadang makin baca makin ngeri, tp ya sudahlah, kalo sy ga mampu,ga pake heart rate monitor toh sy jg ga bakal merasa
    Enjoy aja
    Cuman Pernah lama ga olahraga, trus ga tau diri sprint ga jelas hr sampe 208 dan drop, pusing mau muntah


    Sent from my iPhone using Tapatalk
     
  19. setzz

    setzz Well-Known Member

    Sesuai pesan sponsor, cukup ditahan di 130-140 aja.. Tp kadang2 klo tanjakan panjang bisa melonjak smpi 185. Tp ga pernah lebih dr itu, soalnya klo udah 185.. Lebih baik..slow down.. Anak istri menanti rumah

    Sent from my E2353 using Tapatalk
     
    Izzi and arkeanu like this.
  20. Ary

    Ary The Locomotive

    Wah kalau ini sih memang salah satu tukang tarik di Semarang om @locke ... Masih single lagi ... uhuuuuyyyy
    Kalau dia bilang copot itu hoax, yang sering bikin copot orang ...
     
    IDjakman, mardeinse and kyonichi like this.

Share This Page