1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

Recumbent

Discussion in 'Commuting dan Bike2Work' started by opik, Feb 7, 2019.

  1. opik

    opik New Member

    Belum ada tret ga masuk ke semuanya, jadi bikin aja

    Jadi apa sih Recumbent?

    secara sederhana adalah sepeda dimana posisi pengendaranya "nyantai", dari agak terlentang sampai tiduran beneran.

    Sejarahnya? kok baru dengar? kok jarang lihat?

    Ini sepeda udah lama dibikin, dari 1892
    [​IMG]

    Dan ini saat pameran di Geneva, Swiss

    [​IMG]

    Bahkan tahun 1914, Peugeout mengeluarkan recumbent ini
    [​IMG]


    Lalu apa sih untungnya Recumbent?
    1. Nyaman -> ini alasan utama.
    2. Cepat -> karena lebih aerodinamis

    Sakit punggung sehingga ga bisa bungkuk saat TT? tenang, dengan recumbent, sambil tiduran pun anda bisa mengalahkan juara dunia TT sekalipun.

    Cepatnya recumbent bahkan dianggap curang sehingga UCI melarangnya ikut balapan UCI di tahun 1934, salah satu teori yang beredar adalah karena pabrikan sepeda tegak yang merupakan sponsor terbesar UCI melihat ini bakal meruntuhkan bisnis mereka.

    Tapi apa pasalnya?

    Charles Mochet,
    [​IMG]

    orang ini membuat recumbent yang cepat, dimana salah satu pengendaranya, Francis Faure, seorang pesepeda kelas dua membuat rekor dunia tahun 1934 (1 jam - 45.056 km) yang baru bisa dipecahkan 50 tahun kemudian oleh sepeda tegak (1 jam - 51.151 km), itupun di Kota meksiko yang udaranya tipis dan roada disc khusus.

    Francis Faure
    [​IMG]

    Tentu saja, keputusan UCI sangat merugikan dan setelah itu recumbent seolah mati, tapi akhirnya bangkit lagi oleh usaha beberapa orang, dan benar2 bangkit setelah memecahkan berbagai rekor kecepatan.

    Tapi jangan salah, banyak orang memilih recumbent karena kenyamananannya, hal ini bisa dibiktikan dengan banyaknya pesepeda yang tua2, dimana banyak yang baru mulai di umur 50 tahun.

    dan soal larangan UCI, bukan saja recumbent dilarang, tapi juga Fairing. Fairing adalah plastik/kaca/bahan lain yang dipasang di bag depan sepeda sebagai penghalang angin, dan bisa membuat lebih aerodinamis

    ini contoh di Sepeda motor
    [​IMG]

    Ini contoh di sepeda
    [​IMG]

    Ini contoh di recumbent
    [​IMG]


    lalu secepat apa recumbent? dari yang terakhir saya baca 144.18 km/jam, itu tahun 2016, mungkn ada yang tak resmi yang lebih cepat.

    inilah klo 2 hal yg dilarang oleh UCI digabung : recumbent + fairing
    [​IMG]
     
    Ramen Mk-II and tato like this.
  2. Ramen Mk-II

    Ramen Mk-II Well-Known Member

    minusnya : g bisa nanjak
     
  3. opik

    opik New Member

    ga juga, recumbent bisa nanjak kok, meski dalam derajat tertentu. klo sudut udah terlalu parah sih, sepeda manapun susah. dan ini belum dibedain apaah benar ga nanjaknya itu karena recumbent atau karena beratnya.

    Lanjut, Jadi setelah dimatikan UCI, ketertarikan akan recumbent adalah karena kecepatan. ini karena tahun 1973 ada penelitian tentang aerodinamika, dimana ditemukan Recumbent ternyata bagus, dan terus berlanjut hingga melahirkan IHPVA (International Human powered Vehicle Association), yang pecah, jadi ada International IHPVA dan World WHPVA.

    Pionir2nya banyak, bisa dilihat disini
    http://bikeroute.com/NationalBicycleGreenwayNews/history-of-the-modern-day-recumbent/

    Charles Mochet 1933
    [​IMG]

    Robert Q. Riley 1965
    [​IMG]

    Percobaan di tahun 1973 oleh Chet Kyle, Teledyne Titan dan Jack Lambie
    [​IMG]

    Randy Schlitter- 1973

    [​IMG]

    Kemudian John Schilitter, saudaranya, gabung gara2 dia dikalahin melulu, sehingga melahirkan RANS
    [​IMG]


    Tahun 1973 memang tahun kelahiran kembali recumbent, Karena Alan Abbott juga mencobanya
    [​IMG]


    Norm Gall, 1977, ini cikal bakal Easy Racer
    [​IMG]

    Lalu ada Tim Brummer
    [​IMG]

    Dari pesawat luar angkasa, malah ke sepeda
    [​IMG]

    dan masih banyak lagi orang yang memajukan recumbent.
     
  4. opik

    opik New Member

    Apa bedanya sih Recumbent dengan Sepeda tegak?

    jawabnya, ga terlalu banyak dan banyak sekali. Beda utama ya posisinya yang rada tiduran itu aja.

    Klo soal lebih cepat, lebih nyaman, bisa untuk touring, balapan, commuting, dll itu ya tergantung kebutuhan.

    sama aja kayak sepeda tegak bisa untuk trik, MTB, BMX, TT, balap, dan nyaman,

    Tentu saja ada beberapa hal klo keunggulan masing2 diekstrimkan

    Recumbent : cepat dan nyaman
    Tegak : lebih bagus untuk teknik dan trik
     
  5. opik

    opik New Member

    Lalu Jenisnya apa saja? Apa aja jenis2 recumbent? gimana2 instilahnya?

    1. Jumlah roda
    Secara umum, recumbent roda dua (bike) dan tiga (trike). Ada beberapa Recumbent yang roda empat, dan klo mau buat yang lebih dari itu juga mungkin

    Bike
    [​IMG]
    [​IMG]


    Trike

    Ini jenis Tadpole (kecebong) 2 roda depan
    [​IMG]

    Ini Jenis Delta ( 2 roda belakang)
    [​IMG]


    Jangan lupa yang empat : Quad

    [​IMG]
     
    Last edited: Feb 9, 2019
    Adom Chien likes this.
  6. opik

    opik New Member

    Lanjut lagi deh Setelah jumlah road, Sekarang ke setir,

    2. Setir

    USS = Under Seat Steering (Setir di bawah kursi)

    + USS disukai beberapa pesepeda untuk kenyamanan tubuh bagian atas dan lebih nyantai. Pesepeda dengan masalah di bahu dan pergelangan seringkali lebih suka USS. Lutut Anda juga tidak kena setang USS saat ngegowes

    - beberapa pesepeda menemukan USS lebih sulit dan tidak bisa terbiasa dengan USS. USS seringkali tidak secepat OSS. Setang USS membuat dimensi sepeda lebih lebar sehingga agak sulit lewat tempat sempit. Mereka juga lebih sulit untuk dituntun karena agak sulit didorong dari setang


    Contoh:

    [​IMG]
    [​IMG]



    OSS = Over Seat Steering (Setir diatas kursi)
    + Banyak pesepeda yg baru hijrah ke recumbent menemukan OSS lebih familiar. OSS biasanya lebih cepat dari USS dan lebih mudah dituntun . Model OSS lebih beragam dan lebih banyak, jadi harga bisa lebih murah.

    - Beberapa pesepeda lebih nyaman dengan USS dengan pertimbangan lengan, bahu dan pergelangan. Setang OSS bisa mengenai lutut, dan memerlukan kabel lebih panjang sehingga berkontribus pada ganti gigi dan perawatan kabel


    Contoh:


    [​IMG]

    [​IMG]


    Secara umum, trike menggunakan USS dan Bike menggunakan OSS, meski ada pengecualian
     
  7. opik

    opik New Member

    OK, sekarang bahas ke Wheel base (jarak antar roda), ini dibagi 3

    1. LWB (long Wheel Base)
    [​IMG]

    Bottom bracket di belakang roda depan
    Wheel base lebih dari 64 inch / 1.63 meter

    + Roda bisa besar, stabil, bagus untuk jarak jauh, lebih menyerap guncangan
    - Perlu ruang besar untuk disimpan, dikirim dan memutar

    2. SWB (Short Wheel Base)
    [​IMG]
    Bottom bracket di depan roda depan
    Wheel base 38-45 inch atau 0.96-1.14 meter
    + lebih ringan, mudah bermanuver, butuh ruang kecil, kebanyakan lebih mudah mendaki
    - kurang stabil dan lebih merasakan goncangan

    3. CLWB (Compact Long wheel Base)
    [​IMG]

    Bottom bracket di sekitar roda depan
    50-63 inch atau 1.27-1.6 meter
    + dan - adalah setengah-setengah dari LWB dan CWB

    Ada juga yg nambahin MWB (Medium wheel base, tapi biasanya cuma 3 itu
     
  8. opik

    opik New Member

    ohya?

    [​IMG]
    [​IMG]

    [​IMG]


    Cuma karena makai bent yang ga bisa nanjak trus justifikasi semua bent ga bisa nanjak, padahal bent itu ada banyak jenisnya
     
  9. opik

    opik New Member

    Mitos selanjutnya :
    bent ga bisa dipakai offroad

    Gimana dengan ekspedisi antartica Maria Lijerstam, dimana bahkan MTB aja ga bisa?


    Lalu gimana dengan orang diatas(Richard):
    Menaiki bebatuan


    Menaiki Gelondong kayu


    Di Track
     
    Donny386 likes this.
  10. opik

    opik New Member

Share This Page