1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.
  2. Polling desain jersey CyclingID edisi ke-7 sudah selesai. MOHON SEGERA PESAN!!! KLIK desain 4

Rack + Pannier B Pack

Discussion in 'Review Perlengkapan Touring' started by Bayu Adhiwarsono, May 31, 2016.

  1. Bayu Adhiwarsono

    Bayu Adhiwarsono Well-Known Member

    Ijin meramaikan kacah persepadahan turing :cool:

    Saya copas dari tulisan saya di sini.

    ========
    Sejak mencoba gowes ke Bandung, saya sadar betapa pentingnya punya sebuah pannier. Menempuh perjalanan jauh dengan berbagai perbekalannya -seminim apa pun itu- ternyata sangat tak nyaman bila kita menggunakan backpack alais ransel. Saya ingat, ketika itu baru setengah perjalanan rasanya ransel yang isinya cuma baju ganti dan tools sudah teramat menyiksa.

    [​IMG]
    Seperti ini lah nasib ransel saya setiap berhenti/istirahat. Ingin rasanya saya buang.

    Setelah saya coba googling, ternyata harga pannier dan raknya cukup lumayan mahal. Setidaknya untuk ukuran dompet saya
    :oops:

    Salah satu teman di kantor yang membekali sepedanya dengan paket pannier dan rak merk TopPeak bahkan harus merogoh kocek lebih dari 1 juta rupiah. Kalau saya ikut-ikutan, Si Keong bisa kebanting dong harganya, lha beli sepedanya aja cuma 1 juta kok :)

    Akhirnya setelah sekian lama mencari, saya menemukan apa yang saya inginkan, dengan harga yang sangat terjangkau. Bukan di sini, tempat biasanya goweser mencari barang belanjaan. Tapi di sini. Sempat "curiga", karena ada beberapa keanehan dari sang seller. Nama yang dicantumkan adalah "HERMAWAN". Tapi ketika saya kontak melalui WhatsApp, nama yang menjawab adalah Herman. Sementara ketika chat via BBM, Wandi adalah nama yang tercantum di ID-nya. Ternyata (mungkin) HERMAWAN itu kepanjangan dari Herman dan Wandi. Betul kah? Ah....sudah lah, biarkan itu tetap menjadi misteri demi kebaikan seluruh umat manusia di muka bumi ini. Halah.
    :yes:

    Yang pasti, saking responsifnya seller ini, saya jadi beberapa kali harus tanya jawab untuk hal yang sama ke dua orang. Begitu juga ketika urusan soal konfirmasi pemesanan dan transfer
    :D


    Saya lupa berapa persisnya harga yang dibanderol untuk setiap itemnya. Tapi yang jelas, untuk 1 paket pannier dan rak, saya harus menebus 500 rebu rupiah termasuk ongkos kirim dari Bandung (ternyata lokasi tokonya tak jauh dari rumah saya di Bandung) ke Pulogadung Jakarta Timur.

    [​IMG]
    Tampak samping

    [​IMG]
    Sayang, raincoat yang tersedia cuma bisa menutup container tengah

    [​IMG]
    Tampak samping untuk full-loaded

    [​IMG]
    Tampak belakang

    [​IMG]
    Tampak belakang dengan tersorot lampu

    Begitu datang kiriman ke kantor, langsung saya pasang di Si Keong. Beruntung ada Kang Jeppe yang ikut membantu. Hatur nuhun, Kang.

    Pulang kantor sengaja saya cari rute agak sedikit memutar, untuk mencoba riding dengan pannier.

    LOVE IT ! :excited::D


    Yang paling terasa, tentu saja terbebasnya pundak dari beban, karena peran ransel yang sebelumnya jadi senjata untuk membawa perbekalan, kini tergantikan oleh pannier.

    PROS:
    • Mengambil alih peran ransel. Jangankan touring, commuter pun jadi terasa lebih menyenangkan
    • Ruang tengah yang tersedia sepertinya lebih luas dibanding TopPeak kepunyaan rekan saya. Sepertinya
    • Ternyata bahan pannier-nya lumayan waterproof. Sempat beberapa kali kehujanan, tak ada air yang masuk ke bagian dalam
    • Lis putih yang ada di sekeliling pannier memantulkan cahaya ketika terkena sinar lampu. Sangat membantu untuk riding malam dan membuat pengendara lain menyadari kehadiran sepeda kita
    • Walau tak memiliki fitur pengunci seperti TopPeak misalnya, tapi tali velcro yang tersedia mampu mengikat pannier dengan kuat
    • Untuk raknya, konstruksinya cukup kokoh. Very well recommended untuk pengguna sepeda yang ingin memasang rak/pannier di sepedanya yang ber-rem cakram dan tanpa eyelet SAMA SEKALI
    CONS:
    • Bahannya kurang tebal, terutama untuk bagian samping. Kalau tersangkut sesuatu resiko robeknya lumayan besar
    • Selain resiko robeknya lebih besar, tipisnya bahan juga membuat bentuk pannier terlalu gampang terpengaruh oleh isinya
    • Warna yang tersedia hanya kuning. Itu pun kuningnya kurang cerah untuk selera saya
    • Tas sampingnya ternyata masih tak bisa menampung notebook saya yang berukuran 15 inch. Ini terutama karena bentuk tas sampingnya yang memiliki salah satu sudut melengkung

    Kesimpulan saya, paket tas dan pannier ini sangat WORTH TO BUY. Dengan harga hanya 500 ribu rupiah, sudah lebih dari cukup untuk jadi senjata Si Keong menemani saya gowes commuting maupun touring.
    ===========
     
    Rizano, Soejohny Song, elha and 6 others like this.

Share This Page