1. Dear Guest, Selamat datang ke forum Cycling-Id.com. Silahkan membaca artikel New Members Guide untuk kenyamanan bersama.

Pernah touring kemana aja?

Discussion in 'Touring' started by amuba, Jan 14, 2013.

  1. bleui

    bleui Well-Known Member

    itu yg Curug rutenya off road ya om?
     
  2. Bayu Adhiwarsono

    Bayu Adhiwarsono Well-Known Member

    Akhirnya memberanikan diri. Bismillah.

    Semoga bisa melawan diri sendiri. Start 03.30 dari Utan Kayu, jam segini baru lewat Teluk Jambe.

    [​IMG]

    Mohon ijin melintas goweser yg wilayahnya saya lalui.

    Semoga sampai sebelum gelap.

    Sent from my ASUS_T00F using Tapatalk
     
    Soejohny Song, Arezu and saiberian like this.
  3. Engga begitu offroad sihh om, masih aspal cuman ya kadang ketemu jalan rusak aja, paling ketemu jalan tanah dikit yg ke Curug Leuwi Hejo
    Kalo yg ke Curug Seribu, Gunung Salak waktu balik ketemu rombongan RB lagi naik
     
    bleui likes this.
  4. Saya juga belum pernah sampe Bandung om, susah dapat restu nya hehehe
    next trip rencananya mau Bike Camping ke Anyer om, kalau jadi nanti saya coba kabarin kalau berminat
     
  5. Bayu Adhiwarsono

    Bayu Adhiwarsono Well-Known Member

    Alhamdulillah....

    Gak ada lagi yg bisa saya ucapin selain itu.

    Mengalahkan diri sendiri, membuktikan kebasaran Allah, dan membuktikan betapa saya tak punya hak sombong. Itu alasan yang saya kasih ketika meminta ijin dadakan ke istri buat gowes jakarta-bandung.

    Niat awal, menyesuaikan dengan rute harian, targetnya adalah berhenti selama 5 menit setelah tiap 1 jam gowes. Rencana yg kemudian berantakan.... Hehehehe....


    03.30 Bismillah,
    Saya start dari Utan Kayu, Jaktim. Tak banyak bekal yg saya bawa. Berbekal ransel, bawaan harus seirit mungkin. Sepasang baju ganti, tools, patch kit, 10 buah cemilan coklat bar, 2 botol isotonik total 0,5lt, handuk kecil, baju bersih buat shalat, sabun mandi. Satu bidon di sepeda, dan tas paha berisi counterpain, dompet, HP, powerbank, saya lilitkan di top tube.

    04.30
    Berhenti di Kranji. Shubuh, sekaligus sarapan nasduk. Agak lama berhenti di sini, sekitar 30 menit.

    05.00
    Saya lanjut perjalanan. Udara sejuk, lalu lintas masih lumayan sepi.

    05.30
    Ngantuk mulai menyerang, maklum sebelumnya cuma sempat tidur 2 jam karena gelisah. Baru gowes 30 menit, mata berat banget. Berhenti di seberang Metland Tambun. Ada pos polisi, ada waring kopi, pas. 10 menit saya berhenti di sini. Sambil mikir, yakin gak ya bakal lanjut.

    05.25
    Kembali lanjutkan perjalanan. Matahari makin naik. Lalu lintas makin ramai.

    Beberapa kali saya berhenti, sengaja ngirim poto buat istri dan duabjagoan yg nunggu saya di Bandung.

    [​IMG]

    [​IMG]

    Nafas masih teratur, saya cek HR maksimal 132bpm. Dengkul masih kondusif, hanya betis yg sempat menunjukkan gejala mau kram. Oles bentar, aman.

    07.30
    Ambil nafas bentar di Al Azhar Memorial Park. Teringat, bahwa ini saya diniatkan sebagai gowes spiritual.

    [​IMG]

    08.00

    Persediaan air minum mulai menipis di daerah Ciampel. Melipir, pesen kopi, dan bekal air mineral 2 botol ukuran sedang.

    [​IMG]
    [​IMG]

    Oya, jalanan sepanjang Jl. Peruri benar2 kurang bersahabat untuk ban saya yg berukuran 26x1,50. Awur-awuran deh jalannya.

    09.00
    Menginjak daerah Curug Purwakarta. Matahari makin terik, (maaf) biji mulai tak berasa, yg lain aman terkendali. Tapi jalanan keluar dari daerah sini hingga ketemu Jl. Industri, benar-benar kacau. Lebih awur-awuran. Lubang, lumpur, dan batu, semua campur aduk.

    [​IMG]

    Saya tahu, selepas daerah ini tanjakan bakal mulai menghadang.

    Sempat ttb 2 kali di daerah Jl. Industri yg saya lupa nama persisnya. Yg pasti pertama ada gapuranya, yg kedua pas sebelum spbu.

    Hati saya makin meragu, gimana ntar nasib saya di tanjakan purwakarta sampai padalarang.

    11.30
    Saya sempatkan makan siang, beli lagi persediaan minum, beli pisang untuk doping dan shalat jumat di sekitar TMP Purwakarta. Sekalian beristitahat lumayan lama, menyiapkan fisik untuk tanjakan2 yang bakal menghadang hingga sisa perjalanan. Bahkan saya sempat tidur sekitar 15 menit.

    13.00
    Saya putuskan untuk melakukan sisa 60km perjalanan. Ternyata sekitar 100 km sudah saya lalui. Masa mau balik lagi?

    Dan betul saja, mulai purwakarta "neraka" itu dimulai. Sepeda lebih sering saya tuntun daripada saya tunggangi. Saking sengsaranya, hingga perjalanan usai saya cuma sempat 3x ambil poto. Sisanya..... Boro2 ambil poto, masih bisa nafas aja dah untung.

    [​IMG]

    [​IMG]

    [​IMG]

    Sempat berhenti Ashar di daerah kebun teh. Fisik makin tergerus. Nafas tinggal sisa, dengkul makin ngilu, badan lengket keringat luar biasa.

    Waktu bergerak cepat, tapi jarak seperti tak bertambah. Bahkan ketika Mahrib tiba, saya masih berada di Panglejar, tak jauh dari tempat daya berhenti ketika ashar. Di sini saya memutuskan untuk mengisi perut. Menu nasi dan ikan mas goreng jadi pilihan.

    Tak berani berhenti lama, karena jalanan makin gelap. Padahal cita2 awal saya, sampai rumah di Bandung sebelum gelap. Beberapa turunan di daerah ini hingga sebelum gerbang tol Cikamuning, jadi surga buat saya. Saking "dendamnya" kecepatan tertinggi saya toreh di sini. 68 km/jam berdasarkan Strava.

    [​IMG]

    Tapi ternyata siksaan itu belum berakhir. Dr GT Cikamuning sampai rel kereta, tanjakan panjang dan terjal kembali menghadang. Tapi dari rel ini hingga akhir perjalanan, yg tersisa adalah turunan dan jalan datar. Beberapa jalan menanjak, tak terlalu berat lagi.

    Dan akhirnya, baru tepat pukul 21.00 saya menginjakkan kaki di rumah.

    Jarak: 161,7 km
    Total waktu: 17 jam 30 menit
    Moving time: 10 jam 44 detik.
    Total waktu istirahat : 7 jam 30 menit.

    [​IMG]

    Ternyata macam ini elevasinya.....pantesaaaaan...

    [​IMG].

    Sekian touring perdana saya. Masih kapok nemu tanjakan....

    Ini lengkapnya:
    https://www.strava.com/activities/465764839

    Sent from my ASUS_T00F using Tapatalk
     
  6. desu35

    desu35 Member

    Mantap mental baja nemu tanjakan pas terik2nya,kalo saya pasti tergiur tuh tuk tidur di masjid panglejar
     
  7. Bayu Adhiwarsono

    Bayu Adhiwarsono Well-Known Member

    Panas terik dan tanjakan emang kombinasi pol. Saya cuma berserah sama Allah aja, minta dikuatkan.

    Saya singgah di masjid panglejar pas magrib, om. Cuma nyempetin makan di warungnya. Ngeri juga bakal melintas tanjakan Cikamuning pas udah makin gelap.

    Sent from my ASUS_T00F using Tapatalk
     
    Soejohny Song likes this.
  8. d4uF

    d4uF New Member

    Mantaapp mas Bayu. Ni saya juga sedang bike touring tapi nyasar bentar ceritanya ya...

    Sent from my SM-G750H using Tapatalk
     
    farcantes and arbo like this.
  9. Bayu Adhiwarsono

    Bayu Adhiwarsono Well-Known Member

    Wah, turing ke mana Om? Dinikmati aja nyasarnya.... Hehehehe...

    Semoga sampai tujuan dengan sehat, selamat, dan bahagia.

    Sent from my ASUS_T00F using Tapatalk
     
  10. arbo

    arbo Active Member

    Aris Fauzan, d4uF, Arezu and 2 others like this.
  11. d4uF

    d4uF New Member

    Ya... asiik tuh...

    Sent from my SM-G750H using Tapatalk
     
  12. Mantap sekali om Bayu, keren lahh toring dadakan nya hehee

    kalau boleh saran, bisa di modalin sepeda nya pake rak belakang
    tas pannier nya bisa pake backpack aja, yg penting iket dengan rapi
    B2W juga lebih nyaman kalau tas nya di taruh di rak
     
    Soejohny Song likes this.
  13. Bayu Adhiwarsono

    Bayu Adhiwarsono Well-Known Member

    Thanks apresiasinya, om @Alex Adisutanto .
    Setuju 1000x, om. Saya memang ngidam pasang rak belakang. Tapi berhubung sepeda saya minim eyelet, terpaksa harus rada ngulik nih masangnya. Kalau tas sih, setuju juga, lebih ekonomis pakai backpack yang sudah tersedia, atau ada beberapa produsen lokal yang bikin pannier murah meriah.
     
  14. Kalo masalah eyelete di Bukalapa* ada kok model rak yg nyantol ke sitpost tapi juga ada pegangan ke bawah, temen dah coba pake buat bike camping aman.
    https://www.bukalapa*.com/p/sepeda/...glmsz-jual-rak-pannier-universal-tanpa-eleyet

    atau bisa juga beli clamp eyelet rak, trs beli rak biasa yg lebih murah
    https://www.bukalapa*.com/p/sepeda/...earch[keywords]=rak pannier&from=list-product
     
  15. Bayu Adhiwarsono

    Bayu Adhiwarsono Well-Known Member

    Wah, hatur nuhun pisan infonya, om @Alex Adisutanto . Segera nandain lokasinya. *cekisicelengan
     
  16. Bayu Adhiwarsono

    Bayu Adhiwarsono Well-Known Member

    Sabtu ini, 19/3, Insya Allah mau gowes lagi ke Bandung. Rute masih ngitung2 antara rute Januari lalu (via Inspeksi Kalimalang-Curug Purwakarta), Karawang, atau Jonggol. Barangkali ada yang minat nemenin, mangga.

    Rencana:
    Start > Utan Kayu, 02.30. (kalau ada yg mau gowes bareng, bisa diatur jadwalnya)
    Target > Gak muluk-muluk, semoga waktu tempuh bisa lebih cepat dari turing perdana Januari lalu.
    Januari lalu, moving time 10 jam-an. Sekarang targetnya di bawah 9 jam.
    Januari lalu, rest time 7,5 jam. Sekarang targetnya di bawah 5 jam
    Semoga 14-15 jam sudah mendarat di Bandung.
     
  17. ferdiandriska

    ferdiandriska Well-Known Member

    Wah om @Bayu Adhiwarsono, ditunggu share pengalaman touring selanjutnya ya.
    Safe ride om!


    Salam,
     
  18. Bayu Adhiwarsono

    Bayu Adhiwarsono Well-Known Member

    Siap. Do'ain aja gak ada rintangan. Soalnya nyonya belum kasih lampu hijau nih, masih kuning. :p
     
    ferdiandriska likes this.
  19. suprememgs

    suprememgs New Member

    plg jauh turing ane dari bandung ke bali lewatin bromo . jadi jalurnya bandung - wangon - yogyakarta - ponorogo - blitar - malang - bromo - probolinggo - gilimanuk. abis di gilimanuk ane explore juga di bali dengan rute gilimanuk - lovina - ubud - kintamani lanjut denpasar. pulang nya naek psw. sepeda dikirim.
     
  20. kintamani

    kintamani New Member

    Sangarr... Berapa hari ini Om?
     

Share This Page